Wisata Budaya

Menuju Festival Budaya Bakulupi 2026, Panggung hingga Banua Lupi Mulai Disiapkan

329
×

Menuju Festival Budaya Bakulupi 2026, Panggung hingga Banua Lupi Mulai Disiapkan

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Banua Lupi, rumah masyarakat Suku Bare’e, ditampilkan dalam persiapan Festival Budaya Bakulupi 2026 di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Kamis (10/9/2026).

TOUNA – Dua hari menjelang pembukaan, persiapan Festival Budaya Bakulupi 2026 di Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, terus dikebut. Panggung utama, tenda UMKM, tenda VIP hingga unsur budaya seperti Banua Lupi mulai ditata di lokasi festival.

Pantauan media di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo Baru, Kamis (10/9/2026), aktivitas persiapan terlihat semakin intens. Sejumlah pekerja dan panitia sibuk menyelesaikan penataan berbagai fasilitas yang akan digunakan selama festival berlangsung.

Panggung utama menjadi salah satu fasilitas yang tengah dipersiapkan. Di sekelilingnya, sejumlah tenda telah berdiri, termasuk tenda bagi pelaku UMKM, area VIP dan tempat yang disiapkan untuk tamu undangan.

Baca Juga:  Kukuhkan Panitia Pelaksana STQH ke-27 Tingkat Provinsi di Tojo Una-Una, Ini Pesan Gubernur Sulawesi Tengah

Kehadiran tenda UMKM menjadi bagian penting dalam pelaksanaan festival. Ruang tersebut akan dimanfaatkan pelaku usaha lokal untuk memamerkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat dan pengunjung.

Tak hanya fasilitas kegiatan, nuansa budaya juga mulai terasa di kawasan festival. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Banua Lupi, rumah tradisional masyarakat Suku Bare’e.

Banua Lupi tidak sekadar menjadi ornamen festival. Rumah tradisional tersebut membawa gambaran tentang kehidupan masyarakat Suku Bare’e pada masa lalu.

Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, Banua Lupi merupakan rumah tempat tinggal yang dibangun sebelum masyarakat membuka lahan untuk dijadikan kebun.

Baca Juga:  Pagelaran Seni Budaya Resmi Dibuka, Bupati Touna: Diharapkan menjadi salah satu daya tarik kunjungan Wisatawan

Kehadiran Banua Lupi di tengah festival diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal kehidupan, tradisi dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Festival Budaya Bakulupi 2026 mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggerakkan Ekonomi dan Menguatkan Identitas Daerah”. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Sabtu (12/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026).

Festival ini tidak hanya diarahkan sebagai panggung seni dan budaya. Kehadiran pelaku UMKM dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari upaya menjadikan festival sebagai ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat lokal.

Baca Juga:  Touna Terima Penghargaan WBTbi 2024 Untuk Tradisi Mora'a

Berbagai produk masyarakat nantinya dapat diperkenalkan langsung kepada pengunjung yang datang selama festival berlangsung.

Memasuki H-2, wajah lokasi kegiatan pun mulai berubah. Panggung utama berdiri, deretan tenda mulai memenuhi kawasan, sementara unsur budaya seperti Banua Lupi memberikan karakter tersendiri bagi lokasi Festival Budaya Bakulupi 2026.

Dengan persiapan yang terus dikebut, festival yang mengangkat kekayaan tradisi Tojo Una-Una tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara budaya, masyarakat, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Pembukaan Festival Budaya Bakulupi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses