TOUNA – Sebanyak tujuh warga negara asing (WNA) korban insiden tenggelamnya speedboat di perairan Teluk Tomini dievakuasi dari Pulau Una-Una menuju Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Minggu (26/7/2026), untuk mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi dipimpin langsung Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, bersama Tim SAR Gabungan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Touna, Sigit Labolong, serta Kepala Dinas Pariwisata Touna, Asrin Soga.
Ketujuh wisatawan mancanegara tersebut diberangkatkan dari Pulau Una-Una menuju Ampana menggunakan kapal KN SAR Bhisma milik Basarnas Palu.
“Pak Bupati pimpin evakuasi WNA. 7 dari 11 WNA di evakuasi dari Pulau Una-una ke Ampana untuk dilakukan penanganan medis,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Touna, Asrin Soga.
Sebelumnya, speed boat yang mengangkut 11 wisatawan mancanegara dan dua anak buah kapal (ABK) serta 1 warga lokal dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Pulau Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Marisa, Gorontalo, pada Jumat (24/7/2026).
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan operasi pencarian dan pada Sabtu (25/7/2026) berhasil menemukan 13 penumpang dalam kondisi selamat. Seluruh korban selanjutnya dievakuasi ke Pulau Una-Una sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut.
Bupati Ilham Lawidu bersama Tim SAR tiba di Pulau Una-Una pada Minggu pagi untuk memimpin langsung proses evakuasi para korban menuju Ampana.
Sementara itu, satu warga lokal yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wakai.
“1 warga lokal sudah ditangani medis di Rumah Sakit Umum Wakai,” kata Asrin.
Di sisi lain, operasi pencarian terhadap nahkoda speed boat, Ferdiansyah, yang hingga kini masih dinyatakan hilang, terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Pencarian dilanjutkan dengan mengerahkan dua unit speed boat serta melibatkan personel Basarnas Gorontalo yang menyisir perairan Teluk Tomini.
Hingga Minggu siang, upaya pencarian terhadap nahkoda masih terus berlangsung dengan harapan korban segera di temukan. (PC/*)

