TOUNA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una menyerahkan Bantuan Pangan Daerah melalui Program Berani Sejahtera sekaligus penghargaan Gubernur Sulawesi Tengah kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) atas pengabdian selama 28 tahun.
Penyerahan bantuan dan penghargaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, usai pelaksanaan apel pagi bersama di halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin (7/9/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari realisasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bagi masyarakat serta aparatur Linmas di Kabupaten Tojo Una-Una.
Dalam sambutannya, Sekda Alfian mengatakan, bantuan pangan yang diserahkan merupakan hasil upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una melalui Bupati dan Dinas Sosial.
“Bantuan ini bukan sekadar hadir di Kabupaten Tojo Una-Una, tetapi ada upaya-upaya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, dalam hal ini Bapak Bupati melalui Dinas Sosial, sehingga bantuan itu hadir saat ini dan kita serahkan pada kesempatan ini,” ujarnya.
Alfian juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang telah memenuhi permintaan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una sehingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.
“Kami menyampaikan apresiasi. Kita semua tahu bahwa Bapak Gubernur telah memenuhi permintaan kita sehingga hari ini telah terealisasi,” katanya.
Kepada para penerima, Sekda berpesan agar bantuan pangan tersebut diterima dengan baik dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Ia mengakui nilai bantuan yang diberikan belum besar, namun berharap tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap bantuan ini dapat diterima dengan baik dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Walaupun nilainya juga tidak cukup besar, tapi insyaallah bermanfaat dan menjadi berkah serta bernilai ibadah,” tuturnya.
Selain penyerahan bantuan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada anggota Linmas yang telah menjalankan tugas dan pengabdian selama puluhan tahun.

Dua anggota senior Linmas menerima penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah atas pengabdian selama 28 tahun. Keduanya menjadi perwakilan anggota Linmas yang telah mendedikasikan diri dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sekda Alfian menilai pengalaman panjang para senior Linmas merupakan bagian penting yang patut dijadikan teladan bagi generasi berikutnya.
“Senior-senior kita yang telah mengabdi cukup panjang, tentunya telah merasakan asam garam dalam penjagaan Linmas. Ini tentunya menjadi contoh bagi kita semua,” katanya.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semata-mata dilihat dari bentuk fisiknya, tetapi merupakan simbol penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan selama 28 tahun.
“Penghargaan ini tidak hanya sekadar dilihat sebagai selembar kertas. Yakin dan percaya bahwa pengabdian Bapak selama ini insyaallah menjadi contoh, mendapatkan berkah serta dinilai juga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (*)

