Berita

Kebakaran Lahan di Balanggala Hanguskan 2 Hektare, Polisi-TNI dan Damkar Turun Tangan

3
×

Kebakaran Lahan di Balanggala Hanguskan 2 Hektare, Polisi-TNI dan Damkar Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kebakaran lahan terjadi di Desa Balanggala, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (31/8/2026) malam. Api diperkirakan membakar sekitar dua hektare lahan.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 21.25 WITA setelah seorang warga melihat titik api dari kejauhan di area lahan yang berada di belakang rumahnya.

Kapolsek Ampana Tete AKP Hartono mengatakan, warga yang pertama kali melihat api adalah Rahmat S. Romu, warga Desa Padauloyo.

“Saat berada di dapur, saksi melihat adanya titik api di area lahan tersebut. Jarak lokasi saksi melihat api dengan titik kebakaran diperkirakan sekitar 500 meter,” kata Hartono.

Baca Juga:  Lapas Ampana Bangun Suasana Yang Aman Dan Kondusif Melalui Troling Rutin

Mendapat laporan tersebut, Hartono bersama personel piket Bripka Husni Baharta langsung bergerak menuju lokasi.

Penanganan juga melibatkan Danramil Ampana Tete Kapten Inf Bolo bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Balanggala Aipda Reky A. Paath, Camat Ampana Tete Abdul Wahid Rimpu, S.Pd.I., serta masyarakat sekitar.

Setibanya di lokasi, petugas dan warga langsung melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat dan meluas ke area lainnya.

Baca Juga:  HUT RI ke-78, BPJamsostek Bersama Pemda Touna Serahkan Klaim Jaminan Kematian Kepada Ahliwaris

Sekitar pukul 22.30 WITA, upaya pemadaman diperkuat dengan kedatangan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas Damkar kemudian melakukan penyemprotan terhadap sejumlah titik api yang masih menyala.

Polisi menyebut penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pendalaman dengan memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Untuk penyebab kebakaran masih dalam pendalaman dan belum dapat dipastikan. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokasi kejadian dan keterangan saksi,” ujar Hartono.

Berdasarkan hasil pengecekan, titik lokasi kebakaran berada pada koordinat 0.969366, 121.786391 dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare.

Baca Juga:  Operator BMN Lapas Ampana Ikuti Pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara

Hingga proses pemadaman berlangsung, personel Polri, TNI, pemerintah kecamatan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat terus berkoordinasi melakukan pemadaman serta pendinginan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul dan mencegah kebakaran kembali meluas.

“Situasi di sekitar lokasi selama proses pemadaman secara umum dapat dikendalikan. Kami bersama seluruh unsur terkait tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” pungkas Hartono. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses