Kesehatan

Ketua DPRD Touna Turun Tangan, Bocah 8 Tahun Penderita Kelainan Jantung Dirujuk ke Jakarta

288
×

Ketua DPRD Touna Turun Tangan, Bocah 8 Tahun Penderita Kelainan Jantung Dirujuk ke Jakarta

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Gusnar Suleman bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Niko dan Kepala Puskesmas Ampana Timur melakukan koordinasi terkait kondisi pasien serta kebutuhan pelayanan medis.

TOUNA – Perjuangan mendapatkan penanganan medis bagi Arjhiansyah A. Maruf, bocah 8 tahun asal Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar Suleman.

Arjhiansyah diketahui menderita TOF (Tetralogy of Fallot), yakni kelainan jantung bawaan yang dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke tubuh.

Mengetahui kondisi tersebut, Gusnar Suleman langsung menyampaikan persoalan itu kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una agar mendapat penanganan dan perhatian serius.

Langkah tersebut mendapat respons positif. Pemerintah daerah berupaya memfasilitasi proses rujukan Arjhiansyah ke RS Harapan Kita, Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga:  Sekda Touna Buka Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-64 Tahun 2024

“Alhamdulillah, kondisi pasien sudah kami sampaikan kepada Pak Bupati. Pemerintah daerah memberikan respons dan ada upaya yang baik untuk membantu pasien agar mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,” kata Gusnar.

Gusnar menegaskan, persoalan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus, tidak boleh luput dari perhatian pemerintah.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait harus memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh akses pengobatan secara maksimal.

“Yang paling penting, kita berusaha agar anak ini mendapat kesempatan untuk memperoleh penanganan yang maksimal,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, menjelaskan kondisi yang dialami Arjhiansyah menyebabkan anak tersebut kerap mengalami kelelahan.

Baca Juga:  BPJamsostek Tojo Una Una Serahkan Santunan Rp42 Juta ke Ahli Waris Petani Desa Borneang

“Anak ini sering mengalami gampang capek karena suplai oksigen dalam tubuh sering berkurang,”  jelas dr. Niko.

Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, Arjhiansyah diarahkan ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas dan tenaga medis sesuai dengan kebutuhan kondisi jantungnya.

Dalam proses rujukan tersebut, Gusnar Suleman bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, serta Kepala Puskesmas Ampana Timur turut melakukan koordinasi terkait kondisi pasien dan kebutuhan pelayanan medis.

Gusnar berharap seluruh proses administrasi maupun rujukan dapat berjalan lancar sehingga Arjhiansyah segera memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Sekda Alfian Tegaskan Komitmen Pemkab Touna Sapu Bersih Pelaku Usaha Naikkan Harga Tidak Sesuai Dengan Ketentuan yang Berlaku

“Kita berharap proses rujukannya berjalan lancar dan pasien bisa mendapatkan pelayanan serta tindakan medis yang terbaik,” katanya.

Keluarga Arjhiansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya Bupati Tojo Una-Una, Ketua DPRD, Dinas Kesehatan, serta jajaran Puskesmas Ampana Timur yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi anak mereka.

Upaya tersebut menunjukkan adanya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lanjutan di luar daerah.

Kini, harapan keluarga tertuju pada kelancaran proses rujukan agar Arjhiansyah dapat segera mendapatkan pelayanan medis terbaik di Jakarta. (*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses