Palu

RUPS Bank Sulteng Bahas Kinerja dan Jajaran Direksi

928
×

RUPS Bank Sulteng Bahas Kinerja dan Jajaran Direksi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid saat menghadiri RUPST dan RUPS-LB PT. Bank Sulteng Tahun 2026. Dok: Ist

PALU – Bank Sulteng menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT. Bank Sulteng Tahun Buku 2025 yang dirangkaikan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Sulteng Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu, 4 Februaru 2026 di Hotel Best Western Plus Coco, dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut terdapat beberapa pembahasan penting dalam RUPST yang merupakan agenda tahunan. Salah satunya adalah evaluasi kinerja Bank Sulteng dalam satu tahun terakhir, yang dinilai menunjukkan kinerja positif.

Baca Juga:  Respon Situasi Nasional, Kapolda, Gubernur, dan FKUB Sulteng Keluarkan Maklumat Bersama

“Tadi dari seluruh presentasi Bank Sulteng, Alhamdulillah pada 2025 kemarin menunjukkan kinerja yang cukup baik dan meningkat, salah satu indikatornya adalah kredit yang meluas,” kata Anwar Hafid.

Selain kinerja, pemanfaatan Coorporate Sosial Responsibility (CSR) juga menjadi salah satu poin penting lainnya yang dibahas dalam forum tersebut. Ia mengatakan pengelolaan dana CSR ke depan diharapkan dapat lebih transparan.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Tutup Secara Resmi STQH ke-27 Tingkat Provinsi Sulteng di Touna

“Dana CSR ini kami harapkan lebih transparan dan harus diketahui oleh seluruh pemegang saham,” ujarnya.

Adapun agenda RUPS-LB membahas pergantian sejumlah jajaran manajemen Bank Sulteng. Anwar Hafid menyampaikan, beberapa posisi strategis mengalami perubahan, termasuk direktur dan komisaris independen.

Baca Juga:  Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Buka STQH ke-27 Tingkat Provinsi Sulteng di Touna

Selain itu, posisi Komisaris Utama Bank Sulteng saat ini dijabat oleh Pelaksana Tugas. Pemerintah daerah tengah menyiapkan figur yang dinilai tepat untuk mengisi jabatan tersebut secara definitif.

“Khusus untuk komisaris utama, saat ini masih berposisi Pelaksana Tugas (Plt) sambil kita cari orang yang tepat,” tuturnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses