Berita

Pekan Olahraga Pemasyarakatan, Meriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 di Lapas Ampana

1176
×

Pekan Olahraga Pemasyarakatan, Meriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 di Lapas Ampana

Sebarkan artikel ini
Pekan Olahraga Pemasyarakatan, Meriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 di Lapas Ampana

TOUNA – Lapas Kelas IIB Ampana menggelar Pekan Olahraga Pemasyarakatan dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60. Acara yang dimulai dengan semangat tinggi ini menjadi momen penting bagi warga binaan pemasyarakatan dan petugas lapas dalam memperingati tonggak bersejarah ini, Sabtu (20/4/2024).

Pagi ini, mulai pukul 08.00 Wita, telah berlangsung pertandingan bola voli antara tim blok Lawaka dan tim blok Kadidiri. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan blok Lawaka. Pertandingan ini merupakan bagian dari fase penyisihan grup dan diikuti dengan antusias oleh para pemain serta penonton yang turut memberikan dukungan.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtib di Lapas Ampana, Kalapas: Trolling Kunci Utama Solusi

Selain bola voli, cabang olahraga lain yang dipertandingkan dalam pekan ini adalah sepak takraw, yang juga menarik banyak partisipasi dan menunjukkan bakat serta kemampuan para warga binaan.

Baca Juga:  Sampaikan Himbauan Kamtibmas, Personil Polsek Una Una Sambangi Pedagang dan Pengunjung Pasar Wakai

Kalapas Ampana, Mansur Yunus Gafur mengatakan, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penyediaan sarana rekreasi yang memadai bagi para warga binaan, dengan tujuan membentuk individu yang sehat, berkepribadian baik, serta memiliki keterampilan yang berguna untuk reintegrasi sosial.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran, akan tetapi pentingnya dalam mengembangkan keterampilan kerja sama, sportivitas, dan disiplin para warga binaaan,” kata Mansur.

Baca Juga:  Amanah Kapolda Sulteng, Polres Touna Antar Langsung Bantuan Sosial ke RSUD Ampana dan Kediaman Purnawirawan

Kalapas mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen Lapas Ampana dalam mengimplementasikan program pembinaan yang efektif dan efisien.

“Diharapkan, para warga binaan dapat memperoleh keterampilan yang membantu mereka dalam mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan positif,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses