Berita

Lapas Ampana Bangun Suasana Yang Aman Dan Kondusif Melalui Troling Rutin

1056
×

Lapas Ampana Bangun Suasana Yang Aman Dan Kondusif Melalui Troling Rutin

Sebarkan artikel ini

TOUNA — Kontrol keliling (Trolling) Lapas adalah proses rutin di mana petugas penjara melakukan inspeksi di seluruh fasilitas penjara. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tahanan tetap berada di tempatnya, mencegah konflik antar tahanan, dan memastikan keberadaan barang-barang terlarang di dalam lapas.

Kali ini Kontrol Keliling dilaksanakan Anggota Regu Pengamanan D (Pagi) Moh. Hardin Wahyudi dan I Gede Wawan Ariandana dengan Komandan Regu Pengamanan Vicktor Akumo dan dipimpin langsung oleh Ka. KPLP I Wayan Sucana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kamis (11/1/2024).

Proses kontrol keliling ini dilaksanakan pada area steril Lapas Ampana, dengan melakukan pemeriksaan trali Brandgang, selokan air dan area sekitar taman bradngang.

Baca Juga:  Penuh Haru di Balik Tembok Lapas: 495 Pembesuk Padati Layanan Kunjungan Idulfitri 1447 H di Lapas Ampana

Ka KPLP I Wayan Sucana mengatakan, Kontrol Keliling merupkan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan, sebagai upaya deteksi sini dalam menciptakan situasi aman dan kondusif di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana.

Baca Juga:  Ciptakan Kamseltibcar Lantas di Pagi Hari, Sat Lantas Polres Touna Pengaturan Lalu Lintas

“Bagi petugas pengamanan, kontrol keliling Lapas adalah tugas yang sangat penting dan berat tanggung jawabnya. Mereka harus siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di dalam lapas. Mulai dari perkelahian antar tahanan, penyelundupan barang terlarang, hingga upaya melarikan diri,” ungkapnya.

I Wayan Sucana menambahkan Kontrol kelilling juga dapat menjadi sarana unruk memantau keadaan lingkungan Lapas dan Warga Binaan.

Baca Juga:  Jumat Berbagi, SAA Foundation Kolaborasi Bersama Anggota DPD RI Andhika Mayrizal Amir

“Tidak hanya itu, petugas pengamanan juga akan memantau interaksi antar tahanan. Mereka akan mencoba mendeteksi adanya konflik atau perselisihan yang mungkin terjadi di antara mereka,” tambahnya.

“Jika ditemukan tanda-tanda potensi kerusuhan, petugas penjara akan segera mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengendalikan situasi,” tuntasnya.

Sumber: Humas Laspana.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses