TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menghadiri Acara Syukuran 17 tahun kedatangan warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/1/2026), di Desa Betaua, Kecamatan Tojo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum mempererat kebersamaan antara warga lokal dan warga transmigran dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Acara berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan ini unsur pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Betaua yang turut memeriahkan suasana syukuran.
Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Syukuran ini mencerminkan sikap keterbukaan dan kesiapan masyarakat Desa Betaua dalam menerima warga transmigrasi sebagai bagian dari keluarga besar desa,” ucap Ilham.
Pemerintah daerah, kata Ilham, menyambut baik kehadiran warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri asal Kabupaten Trenggalek di Desa Betaua.
“Saya berharap kehadiran ini dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan persatuan dalam membangun desa,” ujar Bupati.
Ilham mengatakan, bahwa program Transmigrasi Swakarsa Mandiri merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran warga transmigran diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi desa melalui kerja keras, kemandirian, dan semangat kebersamaan, ” tuturnya.
Lanjut kata Bupati, program transmigrasi bukan sekadar perpindahan penduduk, melainkan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Oleh karena itu, dibutuhkan saling pengertian, penghormatan terhadap adat dan budaya setempat, serta kerja sama yang harmonis antara warga lokal dan transmigran,” terangnya.
Untuk itu, sambung Bupati, pentingnya menjaga persatuan, membangun komunikasi yang baik, serta saling menghormati nilai-nilai budaya local yang menjadi kunci terciptanya kehidupan sosial yang aman, rukun, dan berkelanjutan di tengah keberagaman masyarakat.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada pemerintah desa dalam pengelolaan kawasan transmigrasi, agar dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Melalui momentum syukuran 17 tahun ini, diharapkan Desa Betaua dapat terus tumbuh sebagai desa yang inklusif, harmonis, dan sejahtera, dengan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan utama dalam pembangunan daerah. (yya/**)








