TOUNA – Di tengah hiruk-pikuk pengamanan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una Una menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan mental para personelnya.
Pada Sabtu (27/12/2025), tim konselor Polres Tojo Una-Una menyambangi sejumlah titik pengamanan untuk memberikan dukungan psikologis langsung kepada petugas di lapangan.
Kegiatan konseling yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menyasar tiga titik utama, yakni Pos Pengamanan (Pospam) Malotong, Pos Pelayanan (Posyan) Kota, dan Pospam Uebone.
Tim konselor yang dipimpin langsung oleh AKP Kukuh Edy Purwanto bersama Aipda Noviyanti terjun langsung merangkul para personel. Tidak sekadar memantau kesiapan fisik, tim konselor memberikan penguatan mental dengan moto yaitu “Segarkan Pikiranmu, Mental Sehat Kerja Hebat”.
Sesi konseling dilakukan secara dialogis dan santai. Para petugas diajak untuk bercerita mengenai tantangan di lapangan, sembari diberikan motivasi agar tetap semangat meski harus bertugas di tengah waktu libur panjang dan jauh dari keluarga.
Kabag Ops Polres Touna, AKP Kukuh Edy Purwanto, yang juga menjabat sebagai Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi (Karendalops) Lilin Tinombala 2025, menekankan pentingnya menjaga aspek psikologis anggota dalam operasi kemanusiaan ini.
“Tugas pengamanan ini menuntut kesiapsiagaan 24 jam. Kami hadir untuk memastikan bahwa personel tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga stabil secara mental,” ujar AKP Kukuh.
“Kami ingin mereka menjalani tugas ini dengan rasa ikhlas. Kita tanamkan prinsip bahwa setiap lelah yang mereka rasakan dalam melayani masyarakat, insya Allah akan menjadi lillah (ibadah) dan berkah,” tambahnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran tim konselor adalah bentuk apresiasi pimpinan terhadap dedikasi anggota. Kami merangkul mereka agar tetap kompak dan solid. Jika mental mereka sehat, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan maksimal,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil pantauan, seluruh personel yang bertugas di Pospam Malotong hingga Posyan Kota berada dalam kondisi kesehatan yang prima dan mental yang stabil. Meski harus meninggalkan keluarga demi tugas negara, para insan Bhayangkara ini menyatakan sadar sepenuhnya akan kewajiban mereka.








