Berita

Polres Touna Gelar Sholat dan Mengaji Rutin di Tahanan, Wujud Komitmen Pembinaan Komprehensif

564
×

Polres Touna Gelar Sholat dan Mengaji Rutin di Tahanan, Wujud Komitmen Pembinaan Komprehensif

Sebarkan artikel ini

Touna – Ruang tahanan bukanlah akhir dari segalanya, setidaknya itulah filosofi yang dipegang teguh oleh Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna).

Setiap malam, usai Sholat Magrib, raung tahanan di Mapolres Touna bertransformasi menjadi ruang pembinaan spiritual yang damai bagi para tahanan muslim.

Program rutin ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan sebuah inisiatif humanis dan holistik yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan memperkuat iman para tahanan di tengah masa penahanan mereka.

Pada Sabtu malam (15/11/2025), kegiatan diawali dengan Sholat Magrib berjamaah yang khusyuk, dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama-sama.

Baca Juga:  Beladiri Polri Jadi Syarat Wajib, Puluhan Polisi di Touna Digenjot Latihan untuk UKP

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Iptu Martono, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Polres Touna terhadap pembinaan yang komprehensif.

“Fokus kami tidak hanya pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual,” tegas Iptu Martono.

“Sholat dan mengaji rutin ini adalah upaya nyata kami untuk memberikan para tahanan waktu merefleksikan diri, mengambil jeda, dan menanamkan kembali nilai-nilai kebaikan yang sempat hilang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Antisipasi Karhutla, Polres Touna Gelar Rakor Dengan Instansi Terkait

Menurut Iptu Martono, aktivitas keagamaan ini memiliki peran krusial dalam menjaga kondusivitas di dalam ruang tahanan dan menghilangkan kejenuhan.

“Jangka panjangnya, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal spiritual yang positif bagi mereka ketika nanti kembali membaur dengan masyarakat,” tambah Iptu Martono.

Pendekatan humanis yang ditekankan oleh Kapolres AKBP Yanna Djayawidya menjadi kunci sukses program ini. Kasihumas menambahkan bahwa filosofi di balik pembinaan ini adalah memberikan kesempatan kedua bagi setiap individu.

Baca Juga:  Gerak Cepat Resmob Touna! IRT Pelaku Curat di Uemalingku Diringkus Kurang dari 12 Jam

“Bapak Kapolres selalu berpesan agar pendekatan kita kepada tahanan harus mengedepankan sisi kemanusiaan. Kami berharap, melalui bimbingan rohani ini, mereka bisa mengambil pelajaran berharga dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” tutupnya.

Inisiatif rutin ini menunjukkan bahwa di tengah tugas penegakan hukum, Polres Touna tetap memprioritaskan aspek kemanusiaan, memberikan ruang bagi para tahanan untuk memperbaiki diri di balik keterbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses