TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah bersama jajaran, Senin (25//5/2026).
Kunjungan ini sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan resmi Kalapas Ampana, audiensi ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang lebih erat guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kalapas Febriansyah menyampaikan komitmennya untuk terus membangun sinergi lintas sektor bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Menurutnya, pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mencakup pembinaan keagamaan, pelatihan keterampilan, kegiatan olahraga, hingga peningkatan layanan kesehatan bagi warga binaan.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar warga binaan di Lapas Kelas IIB Ampana merupakan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, sehingga dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menciptakan pembinaan yang lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif terhadap proses reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap dukungan dan sinergi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan, pembinaan keagamaan, pelatihan keterampilan, serta kegiatan positif lainnya bagi warga binaan,” ujar Kalapas.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimis proses pembinaan di Lapas Ampana dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ilham Lawidu menyambut baik langkah koordinasi dan silaturahmi yang dilakukan oleh Lapas Ampana.
“Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan pelayanan publik, termasuk pada sektor Pemasyarakatan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan proses pembinaan warga binaan tidak terlepas dari adanya kerja sama yang baik antara Lapas, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait lainnya.
“Kami pada prinsipnya mendukung langkah dan upaya yang dilakukan oleh Lapas Ampana, khususnya dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan pembinaan warga binaan,” tuturnya.
Ia menyatakan akan akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat lebih ditingkatkan.
“Apabila sewaktu-waktu pihak Lapas membutuhkan dukungan tenaga medis maupun bantuan lainnya, tentu akan kami upayakan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (*)


