Morowali

Kalapas Ampana Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali

2599
×

Kalapas Ampana Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali

Sebarkan artikel ini

MOROWALI – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Ampana Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial dan penanaman bibit pohon kelapa, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purnawirawan) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.

Kehadiran Menteri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Pol. Drs. Mashudi, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah Arief Hazarin Satoto, seluruh Kepala UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali.

Baca Juga:  Rutin Lakukan Pembuangan Sampah, Lapas Ampana Ciptakan Kondisi Yang Nyaman

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selanjutnya, dilakukan pemutaran video rencana pembangunan Kantor Imigrasi Morowali, disusul dengan laporan dari Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Tengah, sambutan dari Bupati Morowali, serta arahan strategis dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa pembangunan Kantor Imigrasi Morowali merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berintegritas.

Selain itu, pembangunan kantor ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas orang asing di wilayah Morowali, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyerahkan bantuan sosial berupa 5.000 paket sembako yang disalurkan ke 10 desa di sekitar wilayah Morowali. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada 200 warga Desa Bente dan 50 siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB), dengan total 250 penerima manfaat.

Baca Juga:  Lapas Ampana Lakukan Pemeliharaan Borgol dan Kunci Pastikan Sarana Keamanan Siap Pakai

Prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan di atas lahan seluas tiga hektar yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Morowali. Pada momen tersebut, juga dilakukan penanaman bibit pohon kelapa sebagai simbol komitmen Kementerian terhadap pelestarian lingkungan dan semangat pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan dukungan penuh dari jajaran Pemasyarakatan Ampana terhadap inisiatif pembangunan ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar-UPT sebagai kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

Baca Juga:  Masa Mapenaling: Lapas Ampana Berikan Edukasi Tata Tertib Warga Binaan Yang Baru

Acara ditutup dengan pengarahan Menteri kepada seluruh Kepala UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah. Dalam arahannya, Menteri menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas, serta mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menandai dimulainya pembangunan fisik kantor baru, tetapi juga menjadi simbol kuat dari komitmen pemerintah dalam membangun sistem keimigrasian dan pemasyarakatan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan prima. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *