PALU – Warga dan pekerja di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di dalam sebuah tas, Jumat (18/9/2026) malam.
Jasad bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 20.30 WITA oleh seorang pemulung bernama Afin (17), saat memilah sampah yang baru diturunkan dari armada pengangkut sampah nomor lambung 25.
Armada tersebut diketahui mengangkut sampah dari Kelurahan Pengawu. Saat membongkar tumpukan sampah, Afin menemukan sebuah tas yang berada di antara sampah.
Ketika tas dibuka, Afin dikejutkan dengan isi tas berupa jasad bayi berjenis kelamin perempuan. Ia kemudian memberitahukan penemuan tersebut kepada pengawas di lokasi.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Heri Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali, S.Tr.K., M.H., membenarkan adanya penemuan tersebut.
“Setelah tas dibuka, saksi melihat isi tas tersebut berupa mayat bayi berjenis kelamin perempuan,” ujar Andi Rampewali berdasarkan keterangan yang diterima kepolisian.
Pengawas armada sampah, Dirman (56), mengaku mendengar teriakan Afin. Ia kemudian mendatangi lokasi dan melihat langsung tas yang berisi jasad bayi tersebut.
Sementara itu, Arlin (40), seorang sopir yang berada di kawasan TPA Kawatuna, langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kawatuna setelah mengetahui adanya penemuan tersebut.
Sekitar pukul 21.00 WITA, Kapolsek Mantikulore bersama personel piket SPKT dan piket fungsi tiba di lokasi. Polisi kemudian melakukan pengumpulan bahan keterangan serta penanganan awal di tempat kejadian.
Sekitar pukul 21.25 WITA, jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas bayi dan pihak yang diduga membuang jasad tersebut di kawasan TPA Kawatuna. (*/)







