Berita

Lapas Ampana Gelar Diskusi Pembelajaran Bacaan Al-Quran Dengan Metode Dirosa

2123
×

Lapas Ampana Gelar Diskusi Pembelajaran Bacaan Al-Quran Dengan Metode Dirosa

Sebarkan artikel ini

KABAR AMPANA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan diskusi pembelajaran bacaan Al-Quran dengan metode Dirosa bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), di Gedung Aula Lapas Ampana, Rabu (24/7/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Mansur Yunus Gafur yang dihadiri oleh WBP dan TIM ustadz yang akan mengajarkan bacaan Al-Quran menggunakan metode Dirosa.

Baca Juga:  Kabagtum Kanwil Ditjenpas Sulteng Beri Penguatan Peserta Maganghub di Lapas Ampana

Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Mansur Yunus Gafur mengatakan, tujuan kegiatan ini ialah untuk membekali warga binaan dengan pengetahuan dan kemampuan membaca Al-Quran, meningkatkan kualitas spiritual dan moral warga binaan.

“Kegiatan diskusi pembelajaran bacaan Al-Quran ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Ampana, sebagai upaya untuk memberikan pendidikan spiritual yang berkesinambungan bagi warga binaan,” kata Mansur.

Baca Juga:  Pimpin Brifing Pagi, Kalapas Ampana Berikan Penguatan Tusi Jajaran Petugas Pengamanan

Lanjut kata Mansur, kegiatan pembelajaran Al-Quran yang diberikan meelalui metode yang efektif proses belajar, sehingga dapat meningkatkan pemahaman bacaan Al-Quran warga binaan.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Kota Silaturahmi ke Lapas Ampana

“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat lebih mendalami ajaran agama Islam dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran,” harapnya.

“Diharapkan, pembelajaran ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan dalam memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah masa tahanan,” tukasnya. (Red/Humas-Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses