Kriminal

Bisnis Haram Mahasiswa Terhenti, Satnarkoba Polres Banggai Gagalkan Peredaran 50 Paket Sabu

218
×

Bisnis Haram Mahasiswa Terhenti, Satnarkoba Polres Banggai Gagalkan Peredaran 50 Paket Sabu

Sebarkan artikel ini

Luwuk, Sulteng – Satnarkoba Polres Banggai berhasil menggagalkan peredaran narkotika skala besar yang melibatkan oknum mahasiswa. Seorang pemuda berinisial DM (21), asal Pagimana, diringkus polisi di sebuah indekos di Kelurahan Mangkio Baru, Kecamatan Luwuk, Jumat (16/1/2026).

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 50 paket sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 47,34 gram. Selain puluhan paket sabu, polisi juga menyita satu unit ponsel dan tumpukan plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk memaketkan barang haram tersebut.

Baca Juga:  Tim Resmob Polres Banggai Bekuk Pencuri Alat Tukang di Simpong

Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., melalui Kasat Narkoba AKP Hasanuddin Hamid, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa keberhasilan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan mendapati tersangka berada di kontrakannya. Saat penggeledahan dilakukan, kami menemukan 50 paket sabu yang sudah dikemas rapi dan siap diedarkan,” jelas AKP Hasanuddin.

Baca Juga:  Curi Kawat Duri, Pria di Tojo Dibekuk Polres Touna

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka DM mengaku mendapatkan pasokan sabu tersebut dari seseorang di Kota Palu untuk kemudian dijual kembali di wilayah Banggai. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman intensif guna memburu jaringan pemasok utama di balik aksi mahasiswa tersebut.

Baca Juga:  Wujud Sinergi Dengan APH, Kalapas Ampana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Perkara Pidana Umum di Kejari Touna

Menanggapi keterlibatan mahasiswa dalam kasus ini, AKP Hasanuddin memberikan peringatan keras kepada generasi muda untuk membentengi diri dari pengaruh narkotika.

“Kami sangat menyayangkan keterlibatan kalangan mahasiswa. Kami mengimbau kepada generasi muda agar jangan pernah mencoba narkoba, apalagi terlibat dalam peredarannya. Kami juga meminta masyarakat tetap proaktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan demi menjaga Banggai tetap bersih dari narkoba,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *