TOUNA – Momentum Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Tojo Una-Una tidak hanya menjadi ajang refleksi pengabdian institusi, tetapi juga ruang penghargaan atas loyalitas dan keteladanan aparatur negara.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu secara simbolis menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una yang telah mengabdi puluhan tahun dengan penuh integritas.
Penyerahan tanda kehormatan ini dilaksanakan di Lapangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo, Sabtu (3/1/2026), dan disaksikan oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, serta seluruh peserta upacara HAB ke-80.
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan yang dijalankan secara terus-menerus selama 10, 20, atau 30 tahun.
Bupati Ilham Lawidu dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Satyalancana Karya Satya bukan sekadar medali, melainkan simbol kepercayaan negara kepada ASN yang menjaga integritas dan loyalitas dalam tugas.
“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan negara atas pengabdian yang panjang dan tulus. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus bekerja dengan jujur, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan keagamaan,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, H. Muh. Syahruddinmenegaskan bahwa penganugerahan Satyalancana Karya Satya di momentum HAB ke-80 memiliki makna strategis bagi penguatan budaya kerja di lingkungan Kemenag.
“Ini adalah pengingat bahwa pengabdian yang konsisten, ikhlas, dan berdampak akan selalu mendapatkan tempat terhormat. Para penerima hari ini adalah teladan nyata bagi seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una,” ungkapnya.
Penyerahan Satyalancana Karya Satya dalam Upacara HAB ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una pun menjadi pesan sosial yang kuat: bahwa loyalitas, integritas, dan pengabdian jangka panjang adalah fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas, sekaligus pilar penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berakhlak, dan berdampak bagi umat. (yya/**)

