TOUNA – Dalam rangka memberikan pelayanan prima sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi beragama, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana membuka layanan kunjungan khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada momentum perayaan Hari Raya Natal 2025, Kamis (25/12/2025).
Layanan kunjungan ini sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Ampana dalam memastikan hak-hak Warga Binaan tetap terpenuhi meskipun di hari libur nasional. Perayaan hari besar keagamaan, khususnya Natal, menjadi momen yang penuh makna dan kebahagiaan bagi umat Nasrani, termasuk bagi WBP yang sedang menjalani masa pidana.
Kehadiran layanan kunjungan di hari Natal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan agar tetap dapat merasakan kehangatan dan kasih sayang keluarga.
Melalui pertemuan langsung tersebut, diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional, menumbuhkan semangat hidup, serta menjadi motivasi positif bagi WBP dalam menjalani proses pembinaan di dalam Lapas.
Sebagai bentuk optimalisasi pelayanan, layanan kunjungan perayaan Natal diselenggarakan selama dua hari, yakni Kamis (25/12/2025) dan Jumat (26/12/2025). Pelayanan dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi pertama pada pukul 09.00–11.30 WITA dan sesi kedua pada pukul 13.00–16.00 WITA, guna memberikan kenyamanan serta kelancaran bagi seluruh pengunjung.
Antusiasme keluarga Warga Binaan tampak jelas sejak pagi hari. Puluhan keluarga berdatangan ke Lapas Kelas IIB Ampana untuk mengunjungi sanak saudara mereka yang sedang menjalani masa pidana.
Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang penuh kehangatan, di mana WBP dapat berkumpul dan berbagi cerita dengan keluarga tercinta meskipun berada dalam keterbatasan. Suasana ruang kunjungan pun dipenuhi rasa bahagia, haru, dan suka cita yang terpancar dari wajah WBP maupun para pengunjung.
Pelaksanaan layanan kunjungan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, dan prosedur yang telah ditetapkan. Proses layanan dimulai dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), di mana pengunjung melakukan pendaftaran dengan menunjukkan KTP sebagai identitas, mencantumkan hubungan dengan WBP yang dikunjungi, serta menjalani pemeriksaan barang bawaan.
Setelah mendapatkan nomor antrean, pengunjung diarahkan menuju Pintu Pengamanan Utama (P2U) untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk penggeledahan badan sesuai ketentuan. Selanjutnya, pengunjung dipersilakan memasuki ruang besukan, sementara WBP yang akan dikunjungi dipanggil oleh petugas untuk menuju ruang kunjungan dengan mengenakan seragam resmi WBP Lapas Ampana.
Berdasarkan data pelaksanaan, pada sesi pertama tercatat sebanyak 16 orang pengunjung yang dikunjungi 20 WBP, sedangkan pada sesi kedua terdapat 18 orang pengunjung dengan jumlah 10 WBP yang dikunjungi.
Dengan demikian, total pengunjung selama dua sesi mencapai 34 orang, sementara jumlah WBP yang menerima kunjungan sebanyak 30 orang. Angka tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme keluarga WBP untuk memanfaatkan layanan kunjungan khusus Natal ini.
Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Luther Toding Patandung, menyampaikan bahwa pihaknya sangat memahami perasaan Warga Binaan dan keluarga yang merayakan Natal. Oleh karena itu, meskipun bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama, ia tetap menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan kunjungan secara optimal selama dua hari.
“Pengkhususan layanan ini kami lakukan sebagai bentuk penghormatan dan perhatian kepada Warga Binaan Nasrani agar mereka tetap dapat merasakan kebersamaan dengan keluarga di hari Natal,” ujar Luther.
Ia juga menambahkan bahwa selain membuka layanan kunjungan tatap muka, Lapas Ampana turut menyediakan layanan penitipan barang bagi seluruh keluarga Warga Binaan tanpa terkecuali, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan selama pelaksanaan kunjungan.
“Kami berharap para pengunjung merasa senang dan bersukacita dengan adanya layanan kunjungan istimewa ini. Momen Natal adalah waktu yang sangat berharga, dan kami ingin Warga Binaan tetap dapat merasakan kehangatan keluarga sebagai bagian dari proses pembinaan yang humanis,” tutup Luther.
Dengan terlaksananya layanan kunjungan khusus Natal ini, Lapas Kelas IIB Ampana menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan. (yya/**)








