Berita

Lakalantas Honda Revo Vs Honda Vario di Touna, Satu Meninggal Dunia

688
×

Lakalantas Honda Revo Vs Honda Vario di Touna, Satu Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Anggota Satlantas Polres Tojo Una-Una saat melakukan Olah TKP Kecelakaan.
Anggota Satlantas Polres Tojo Una-Una saat melakukan Olah TKP Kecelakaan.

TOUNA – Kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan dua unit sepeda motor terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Pusungi, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 14.20 WITA. 

Kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu lintas adalah Honda Revo DN 4516 LG yang dikendarai Anpik Rifki A. Saru (43) seorang PNS dan Honda Vario DN 2947 LK yang dikendarai Dahlin (59) PNS serta penumpangnya, Sarkia (56) seorang guru.

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya SIK, MH melalui Kasi Humas Iptu Martono menjelaskan, bahwa kecelakaan bermula ketika Sepeda Motor Honda Revo yang dikendarai Anpik Rifki A. Saru bergerak dari arah utara menuju selatan. 

Baca Juga:  Polres Touna Jalin Harmoni Bersama Santri, Program Jumat Berkah Jadi Jembatan Komunikasi

“Saat melintas di TKP, korban diduga hilang kendali hingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya,” jelas Iptu Martono.

Kasi Humas mengatakan, bahwa Motor Revo yang bergerak dari utara ke selatan itu hilang kendali, kemudian bersenggolan dengan Motor Vario yang dikendarai oleh Pr. Dahlin. Akibat senggolan Nahas, Anpik Rifki A. Saru mengalami benturan serius pada kepala bagian belakang dan meninggal dunia setibanya di RSUD Ampana

Baca Juga:  Hadiri Syukuran HUT Brimob Ke-79, Kapolres Touna Berikan Tumpeng Pada Personel

“Sementara pengendara Motor Vario Dahlin mengalami luka robek pada kaki dan tangan kanan, dan penumpangnya, Sarkia, mengalami benturan di dada,” jelasnya.

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya melalui Kasihumas Iptu Martono, menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia dan menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas.

“Kami turut berduka cita atas insiden yang merenggut korban jiwa ini. Kami kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan di Trans Sulawesi, agar selalu memprioritaskan keselamatan,” ujar Iptu Martono.

Ia juga menyoroti temuan penting di TKP yaitu Pengendara Revo tidak menggunakan Helm SNI. 

Baca Juga:  Lapas Ampana Berikan Piagam Penghargaan Dua Pegawai Teladan

“Hal ini sangat fatal karena bisa mengakibatkan cedera pada kepala. Sedangkan pengendara Vario dan penumpangnya tercatat menggunakan Helm SNI,” tandasnya.

Saat ini, tambah Iptu Martono, pihak kepolisian telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mencari saksi-saksi untuk penyidikan lebih lanjut.

“Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bagi pengendara untuk selalu memastikan kondisi fisik prima, kelengkapan surat, dan menggunakan perlengkapan keselamatan standar saat berkendara,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *