Pemerintahan

Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal, Wabup Surya Resmikan Rumah Produksi Cemilan Gula Tapo Togean

4764
×

Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal, Wabup Surya Resmikan Rumah Produksi Cemilan Gula Tapo Togean

Sebarkan artikel ini
Wabup Surya saat meresmikan Rumah Produksi dan Launching Cemilan Gula Tapo Togean. Foto: Linda/Prokopim

TOUNA – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si meresmikan Rumah Produksi dan melaunching Cemilan Gula Tapo Togean yang ada di Desa Bomba, Kecamatan Batudaka, Selasa (15/7/2025).

Peresmian Rumah Produksi dan Launching Cemilan Gula Tapo Togean ini, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. 

Wabup Surya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras Kelompok Nelayan Marginal Desa Bomba dalam menciptakan produk olahan unggulan yang kini resmi diluncurkan sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan ekonomi pesisir.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat dan semua pihak yang telah bersinergi mewujudkan lahirnya Gula Tapo Togean. Ini bukan sekadar makanan ringan, tapi simbol transformasi sosial dan ekonomi di desa pesisir,” ucapnya.

Baca Juga:  Apel Perdana 2026, Bupati Ilham Lawidu Ajak ASN Donasi Untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Surya mengatakan, kehadiran Rumah Produksi Gula Tapo menjadi bukti nyata keseriusan masyarakat dalam membangun rantai nilai yang berkelanjutan. Mulai dari penyadapan nira, proses pengolahan, pengemasan hingga pemasaran semuanya melibatkan warga lokal secara aktif.

“Desa Bomba adalah contoh nyata bagaimana kekuatan musyawarah, inovasi lokal, dan semangat gotong royong bisa melahirkan dampak besar. Kita butuh lebih banyak desa seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Buka Orientasi PPPK 2025, Pj Sekda Touna: Tugas ASN adalah Amanah dan Pengabdian

Surya menyatakan, bahwa Pemerintah Daerah juga mendorong agar produk Gula Tapo Togean masuk dalam skema pembinaan usaha mikro oleh dinas terkait, agar kualitas, kuantitas, dan daya saingnya bisa terus ditingkatkan.

“Saya instruksikan agar Dinas Perindagkop dan Dinas Pariwisata turut mengambil peran aktif. Produk ini bukan hanya untuk pasar lokal, tapi potensial sebagai oleh-oleh khas Togean yang membanggakan,” tegasnya.

Menurut Surya, semangat yang ditunjukkan Kelompok Nelayan Marginal Desa Bomba patut dijadikan teladan. Keberhasilan mereka merancang Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk pengelolaan produksi Gula Tapo secara berkelanjutan menandai adanya gerakan ekonomi dari bawah yang solid dan terstruktur.

Baca Juga:  Buka MUSORKABLUB KONI Kabupaten Touna, Ini Harapan Bupati Mohammad Lahay

“Desa ini telah menyalakan api inspirasi. Besar harapan kami, Bomba bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi komunitas yang menyala di seluruh gugus Kepulauan Togean,” tutupnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tojo Una-Una, Moh Arsyad, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Tojo Una-Una, Mohammad Isa Ashar Latimumu, Camat Batudaka dan Ketua TP PKK Kecamatan Batudaka.

Acara peresmian ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan perwakilan lembaga pendukung.  (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *