Berita

26 Personel Polres Touna Ikut Ujian Bela Diri, Syarat kenaikan Pangkat

1310
×

26 Personel Polres Touna Ikut Ujian Bela Diri, Syarat kenaikan Pangkat

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Sebanyak 26 Personel Polres Touna menjalani Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) bela diri Polri sebagai salah satu persyaratan kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2025, Selasa (18/2/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Touna ini dipimpin oleh Kabag SDM Polres Touna AKP Muh. Natsir, SH serta Tim penguji ujian bela diri Polri.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Ampana Kota Sambangi Imam Masjid

“Ujian bela diri ini merupakan bagian dari upaya Polres Touna dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan kualitas anggota Polri,” Kata Kapolres Touna, AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH melalui Kabag SDM AKP Muh. Natsir.

Kabag SDM menjelaskan, materi ujian yaitu teknik dasar bela diri, seperti jatuh kiri/kanan, jatuh depan/belakang,roll depan jatuh kiri/kanan, pukulan dan tangkisan, tendangan serta dasar membawa tahanan.

Baca Juga:  Pimpin Apel Pagi Jam Pimpinan, Ini Pesan Kapolres Touna untuk Personil

“Selanjutnya teknik bela diri tanpa alat, yaitu melepas pegangan tangan, pegangan baju, cekikan, sekapan, menghindari pukulan, tendangan, serangan tongkat, serangan dan todongan pisau serta celurit,” jelasnya.

“Kemudian teknik bela diri dengan melawan alat yaitu tongkat sebagai alat menghadapi tusukan pisau, tongkat sebagai alat menghadapi pukulan tongkat, borgol sebagai alat menghadapi pukulan tongkat dan kopelrim sebagai alat menghadapi tikaman pisau,” tambahnya.

Baca Juga:  Kalapas Ampana Kunjungi Kejaksaan Touna Bangun Sinergitas dan Kolaborasi Dalam Pembinaan Hukum

“Dengan adanya ujian kenaikan pangkat, diharapkan personel Polres Touna semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kinerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” harapnya. (yya/**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses