Berita

Tingkatkan Pemahaman Tentang Hak dan Kewajiban Selama Masa Asimilasi, Lapas Ampana Edukasi dan Sosialisasi Untuk WBP

1489
×

Tingkatkan Pemahaman Tentang Hak dan Kewajiban Selama Masa Asimilasi, Lapas Ampana Edukasi dan Sosialisasi Untuk WBP

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) bersama Kasi Binaan dan Kasubsi Bimbingan Kerja Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng memberikan edukasi serta sosialisasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Asimilasi yang dipekerjakan di luar, Senin (2/9/2024).

Dalam kesempatan ini, Ka. KPLP Finley E Ruindungan memberikan arahan kepada WBP Asimilasi agar melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Finley E Ruindungan menekankan kepada WBP Asimilasi yang bertugas dalam pembersihan untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar kantor dan kompleks perumahan dinas Lapas.

Baca Juga:  Lapas Ampana Laksanakan Pemberian Makanan Tambahan dan Pemeriksaan Kesehatan WBP Lansia

“Kegiatan edukasi dan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk memastikan bahwa WBP Asimilasi bekerja dengan optimal dan mematuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Dia berharap WBP Asimilasi dapat lebih memahami pentingnya tanggung jawab dalam pekerjaan mereka dan terus berusaha untuk memperbaiki kualitas kerja mereka.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Polsek Ulubongka Cek Lokasi Rawan Pasca Hujan Deras

“Edukasi ini diharapkan meningkatkan pemahaman mereka tentang hak dan kewajiban selama masa asimilasi, serta memberikan bimbingan dalam menjalani kehidupan yang taat hukum dan produktif di Masyarakat,” ungkapnya.

Lanjut kata dia, sosialisani ini juga dapat membantu mereka beradaptasi kembali dengan lingkungan sosial, sehingga proses reintegrasi berjalan lancar dan mereka dapat menghindari perilaku yang melanggar hukum.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Wakapolsek Una Una Kunjungi Panwaslu Kecamatan Una Una

“Diharapkan warga binaan mampu beradaptasi dengan baik di masyarakat, menghindari perilaku kriminal, serta memanfaatkan keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh selama pembinaan untuk kehidupan yang lebih baik,” lanjutnya.

“Edukasi ini juga bertujuan untuk mendorong mereka menjadi individu yang bertanggung jawab, mandiri, dan mampu berkontribusi positif di Masyarakat,” tukasnya. (Red/Humas-Laspana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses