Berita

Pembinaan Kepribadian Mengaji Dengan Metode Dirosa Warga Binaan Lapas Ampana

1513
×

Pembinaan Kepribadian Mengaji Dengan Metode Dirosa Warga Binaan Lapas Ampana

Sebarkan artikel ini

KABAR AMPANA – Bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng telah dilaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian mengaji dengan metode DIROSA (Dirasah Orang Dewasa), Rabu (31/7/2024).

Metode DIROSA adalah pola pembinaan Islam yang dirancang bagi kaum Muslim pemula, baik pria, wanita, remaja, orang dewasa, kakek nenek, maupun muallaf. Pembinaan ini dikelola secara sistematis, berjenjang, dan berlangsung terus-menerus.

Baca Juga:  Ibadah Mingguan Berjalan Khusyuk di Lapas Kelas IIB Ampana

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kasibinadi, I Wayan Sucana, yang mengawasi jalannya kegiatan. Warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti kegiatan ini terlihat antusias dalam belajar mengaji menggunakan metode DIROSA. Metode ini telah terbukti efektif dalam membantu peserta memahami bacaan Al-Quran dengan baik.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan warga binaan dalam mengaji, sehingga mereka dapat lebih mendalami ajaran agama Islam.

Baca Juga:  Pembinaan di Lapas Ampana: Sholat Ashar Berjamaah dan Kajian Mingguan

Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, warga binaan dapat lebih memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik selama berada di lapas maupun setelah kembali ke masyarakat.

Pembinaan kepribadian melalui kegiatan mengaji ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter warga binaan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran Islam, diharapkan mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana.

Baca Juga:  Secara Virtual, Lapas Ampana Ikuti Penyambutan Jajaran Menteri Baru Kabinet Merah Putih

Kegiatan pembinaan mengaji dengan metode DIROSA ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Ampana dalam memberikan pembinaan spiritual yang berkelanjutan bagi warga binaannya. Melalui kegiatan ini, diharapkan mereka dapat menemukan kedamaian batin, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. (Red/Humas-Laspana)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses