TOUNA – Momentum peringatan HUT Lalu Lintas ke-71 Tahun 2026 dimaknai berbeda oleh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tojo Una-Una. Bukan hanya diisi dengan kegiatan seremonial, personel Satlantas memilih hadir langsung menyapa dan berbagi dengan para purnawirawan Polri.
Kegiatan anjangsana sekaligus penyerahan bantuan sosial tersebut berlangsung di Jalan Sensus, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Kamis (17/9/2026), sekitar pukul 10.00 WITA.
Kasat Lantas Polres Tojo Una-Una AKP H. Siswanto, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah personel.
Suasana penuh keakraban terlihat ketika jajaran Satlantas menyambangi kediaman purnawirawan. Bantuan sosial yang diberikan menjadi bentuk kepedulian sekaligus penghargaan kepada mereka yang pernah mengabdikan diri untuk institusi Kepolisian dan masyarakat.
Bagi jajaran Satlantas Polres Touna, para purnawirawan bukan sekadar bagian dari masa lalu. Mereka merupakan bagian dari perjalanan panjang institusi Kepolisian yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan pengabdian selama bertugas.
Karena itu, momentum HUT Lalu Lintas ke-71 menjadi kesempatan untuk kembali mempererat tali silaturahm
“Melalui kegiatan sosial ini, kami ingin terus membangun hubungan yang lebih erat antara Polri, khususnya Satlantas, dengan masyarakat melalui kepedulian terhadap sesama,” ujar AKP H. Siswanto.
Menurutnya, kegiatan anjangsana juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap para purnawirawan yang telah memberikan pengabdian bagi institusi dan masyarakat.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan kekeluargaan antara personel Polri dengan para purnawirawan.
Pesan yang dibawa pun sederhana: pengabdian boleh berakhir ketika masa tugas selesai, tetapi silaturahmi dan rasa kekeluargaan tidak boleh terputus.
Satlantas Polres Tojo Una-Una berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta menjadi bagian dari semangat berbagi dalam memperingati HUT Lalu Lintas ke-71.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan tugas Kepolisian hari ini, ada orang-orang yang lebih dulu mengabdikan dirinya dan turut membangun perjalanan institusi. (*)







