Sosial Ekonomi

Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Ampana Kota Tinjau Lahan Jagung di Sumoli

47
×

Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolsek Ampana Kota Tinjau Lahan Jagung di Sumoli

Sebarkan artikel ini

TOUNA – Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanaman jagung di Desa Sumoli, Kecamatan Ratulindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (24/2/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan kepolisian terhadap sektor pertanian lokal.

Dalam pengecekan di lahan seluas kurang lebih 4 hektar milik Hi. Bintang yang dikelola oleh Bapak Rahman Pongga tersebut, AKP Maryanto memantau perkembangan bibit yang telah ditanam sejak pertengahan Februari lalu.

Dalam pernyataannya, AKP Maryanto merincikan teknis penanaman yang sedang berjalan untuk memastikan target panen tetap optimal. Pihaknya melakukan pengecekan pada lahan yang mulai ditanami sejak 18 Februari lalu.

Baca Juga:  Baksos Pengabdian Akabri 1990, Polsek Una Una Salurkan Bansos Sembako Kepada Masyarakat

“Lahan ini menggunakan sekitar 60 kg bibit. Jika melihat rekam jejak sebelumnya, lahan ini mampu menghasilkan sekitar 12 ton jagung. Kita berharap hasil kali ini bisa lebih meningkat atau minimal stabil,” ujar AKP Maryanto di lokasi.

Baca Juga:  Bersama Pemerintah Daerah, Kapolsek Ampana Kota Tekan Inflasi di Pasar Rakyat

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani bukan sekadar formalitas, melainkan misi untuk mengawal program pemerintah pusat terkait kedaulatan pangan.

“Kami mengajak dan mengimbau seluruh warga untuk terus mendukung program pemerintah dalam rangka ketahanan pangan. Peningkatan produktivitas jagung ini sangat vital, bukan hanya untuk ekonomi petani, tapi untuk ketersediaan pangan nasional,” tambahnya.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah di Polsek Ampana Kota, 600 Karung Habis Diserbu Warga

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi oleh Kanit Binmas Polsek Ampana Kota Aiptu Beny Abubakar, Bhabinkamtibmas Aiptu Muslihin dan Aipda I Made Rai.

Kegiatan berlangsung kondusif dan mendapat respons positif dari para pengelola lahan yang merasa mendapat dukungan moral dalam meningkatkan hasil bumi mereka.

   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *