Wisata Budaya

Festival Budaya Bakulupi 2026 Resmi Ditutup, Surya: Semangat Kebudayaan Tak Boleh Berhenti

82
×

Festival Budaya Bakulupi 2026 Resmi Ditutup, Surya: Semangat Kebudayaan Tak Boleh Berhenti

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., saat menyampaikan sambutan pada penutupan Festival Budaya Bakulupi Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2026, Rabu (16/9/2026) malam.

TOUNA – Festival Budaya Bakulupi Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., Rabu (16/9/2026) malam.

Penutupan festival di lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo Baru, kecamatan Ampana Kota ini, berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam melestarikan budaya serta mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Surya menyebut kekayaan sejarah, adat, budaya, laut, pulau-pulau, serta keberagaman suku dan tradisi sebagai kekuatan yang dimiliki Touna.

“Festival Bakulupi telah memperlihatkan kepada kita bahwa keberagaman bukan kelemahan. Kebersamaan adalah kekuatan,” ujar Surya.

Ia menegaskan, masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari perkembangan pariwisata di daerah, bukan sekadar menjadi penonton.

Baca Juga:  Promosi Wisata Kepulauan Togean, Kemenpar Gandeng Putri Talent Indonesia

Menurutnya, pengembangan pariwisata membutuhkan sinergi pemerintah, DPRD, dunia usaha, masyarakat, komunitas, perguruan tinggi, hingga seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas, membuka akses pembangunan, meningkatkan promosi, serta mendorong investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Baca Juga:  Liburan Tahun Baru 2023, Wisata Alam Permandian Malotong Dipadati Pengunjung

Festival Bakulupi 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, seniman, budayawan, komunitas, Pokdarwis, dan insan pariwisata untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Surya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan festival.

“Festival boleh berakhir, tetapi semangatnya tidak boleh berhenti. Panggung boleh ditutup, tetapi karya harus terus berjalan. Lampu festival boleh dipadamkan, tetapi cahaya kebudayaan harus kita nyalakan,” tegasnya.

Ia berharap Festival Budaya Bakulupi tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam melestarikan budaya, memperkuat pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Touna, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Baca Juga:  Sambut HUT Ke-80 RI, Pemkab Touna Gelar Gerakan Pangan Murah di Ratolindo

Penutupan turut dihadiri Ketua dan anggota DPRD Touna, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah beserta jajaran, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, serta tamu undangan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses