Berita

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Lapas Ampana Siap Wujudkan Layanan Prima Melalui Kick Off Meeting PEKPP Mandiri 2026

20
×

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Lapas Ampana Siap Wujudkan Layanan Prima Melalui Kick Off Meeting PEKPP Mandiri 2026

Sebarkan artikel ini

TOUNA –  Komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melalui partisipasinya dalam Kick Off Meeting Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat (26/6/2026).

Keikutsertaan Lapas Ampana dalam kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat budaya kerja yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui PEKPPP Mandiri, setiap satuan kerja didorong untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik secara berkelanjutan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pelaksanaan PEKPPP Mandiri Tahun 2026, mulai dari mekanisme evaluasi, indikator penilaian, hingga strategi pemenuhan data dukung yang menjadi tolok ukur kualitas pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penyamaan persepsi bagi seluruh satuan kerja agar mampu menyelenggarakan pelayanan yang semakin efektif, transparan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Perkuat Pengamanan Lapas, Kepala KPLP Berikan Arahan kepada Petugas Jaga

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Ampana diwakili oleh Staf Kepegawaian dan Keuangan, Amanda Dwi Ariyanti bersama Uswatun Hasanah, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif. Kehadiran keduanya merupakan bentuk kesiapan Lapas Ampana dalam menyerap informasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta memastikan seluruh proses implementasi PEKPPP Mandiri dapat dilaksanakan secara optimal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan resmi, laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Bagian Organisasi dan Ketatalaksanaan Biro SDMA Ortala, serta sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala Biro SDMA Ortala Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui forum ini, seluruh peserta memperoleh arahan strategis mengenai pentingnya membangun pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan semakin berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Peserta juga mengikuti pemaparan materi mengenai Instrumen PEKPPP Tahun 2026 yang disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Selanjutnya, Tim PEKPPP Mandiri memberikan sosialisasi penggunaan Aplikasi PEKPPP Mandiri, mulai dari mekanisme pengisian, tata cara pengunggahan data dukung, hingga strategi pemenuhan indikator penilaian. Materi tersebut menjadi bekal penting bagi setiap satuan kerja untuk memastikan seluruh proses pelayanan publik berjalan sesuai standar, terdokumentasi dengan baik, serta mampu dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga:  Pembinaan Rohani Rutin, WBP Kristen Lapas Ampana Ikuti Ibadah Minggu

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Kesempatan tersebut dimanfaatkan para peserta untuk melakukan klarifikasi terhadap berbagai mekanisme pelaksanaan PEKPPP Mandiri, termasuk pemenuhan data dukung dan teknis penggunaan aplikasi. Melalui forum ini diharapkan seluruh satuan kerja memiliki pemahaman yang sama sehingga implementasi PEKPPP Mandiri dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menghasilkan evaluasi pelayanan publik yang berkualitas.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sosialisasi PEKPPP Mandiri ini merupakan momentum bagi Lapas Kelas IIB Ampana untuk terus berbenah. Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik yang prima, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Saya perintahkan seluruh jajaran pengelolaan segera mempelajari instrumen dan aplikasi, lengkapi data dukung sebaik-baiknya. Tidak ada kata menunda untuk pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Touna Kawal Penyaluran BLT Kesra Rp 900 Ribu untuk Ribuan KPM

Sebagai tindak lanjut arahan pimpinan, Lapas Kelas IIB Ampana akan segera melakukan langkah-langkah strategis dalam memenuhi seluruh instrumen PEKPPP Mandiri Tahun 2026. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat kualitas tata kelola organisasi, meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pelayanan publik, serta menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Melalui pelaksanaan PEKPPP Mandiri Tahun 2026, Lapas Kelas IIB Ampana optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan semangat transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Ampana terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses