TOUNA – Dalam upaya memperkuat kualitas kinerja serta meningkatkan profesionalisme pelayanan pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Ampana, Febriansyah, bersama seluruh jajaran pejabat struktural mengikuti kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pemasyarakatan Triwulan I Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Lapas Ampana tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penguatan strategi pelaksanaan tugas pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah.
Melalui forum ini, seluruh Unit Pelaksana Teknis diberikan ruang untuk melakukan evaluasi capaian kinerja sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dan dipusatkan di Aula Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah.
Turut hadir jajaran pimpinan tinggi pratama, pejabat fungsional tertentu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala UPT, serta seluruh jajaran pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah yang mengikuti kegiatan secara daring dari satuan kerja masing-masing.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah meminta seluruh bidang untuk memaparkan capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026 secara detail dan terukur.
Pemaparan diawali oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum terkait capaian administrasi kepegawaian, pengelolaan data pegawai melalui aplikasi STAR ASN dan MY ASN, realisasi keuangan, hingga pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
Hasil capaian yang dinilai sangat baik menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan akuntabel.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan, Feri Hermawan, mengenai capaian program pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan.
Selanjutnya, paparan terkait Pembimbingan Kemasyarakatan disampaikan oleh Stady Steven Umboh yang memaparkan berbagai inovasi, progres, serta tantangan dalam pelaksanaan tugas pembimbingan kemasyarakatan di wilayah Sulawesi Tengah.
Seluruh materi yang dipaparkan kemudian dievaluasi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah. Dalam evaluasinya, beliau memberikan berbagai masukan, koreksi, dan langkah strategis kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik, pengembangan UMKM warga binaan, penguatan administrasi, serta optimalisasi program pembinaan.
Kakanwil juga menekankan pentingnya inovasi, percepatan program kerja, dan penguatan koordinasi antar jajaran demi mewujudkan pemasyarakatan yang adaptif, profesional, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kalapas Ampana, Febriansyah, menyampaikan bahwa rapat monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Lapas Ampana untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat integritas dalam pelaksanaan tugas.
Menurutnya, berbagai evaluasi dan arahan yang diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah menjadi bahan pembelajaran dan motivasi untuk terus meningkatkan capaian kinerja di lingkungan Lapas Ampana.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak masukan strategis yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola pemasyarakatan. Evaluasi yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” ungkap Kalapas Ampana.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Partisipasi aktif seluruh jajaran menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pemasyarakatan yang profesional, modern, transparan, dan berintegritas di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah. (*)

