TOUNA – Komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana.
Pada Selasa (5/5)2026), Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, mengikuti kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan secara virtual oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan pelaksanaan program kerja berjalan optimal, terukur, serta selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan.
Melalui forum evaluasi ini, seluruh jajaran Pemasyarakatan didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dan diikuti oleh seluruh jajaran Pimpinan Tinggi, Kantor Wilayah, hingga Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Indonesia.
Selain menjadi wadah evaluasi nasional terhadap capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026, kegiatan ini juga memperkuat sinergi dan kolaborasi antar satuan kerja dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, profesional, dan berorientasi pada hasil.
Pelaksanaan rapat mengacu pada Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-PR.02.01-20 tanggal 28 April 2026 tentang pelaksanaan Analisis dan Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 secara daring.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan suasana tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang mengikuti setiap pemaparan dan arahan pimpinan secara seksama.
Melalui forum Analisis dan Evaluasi (Anev) ini, berbagai capaian, tantangan, hingga hambatan dalam pelaksanaan program kerja selama Triwulan I Tahun 2026 dibahas secara menyeluruh.
Tidak hanya menjadi sarana evaluasi, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menyusun upaya perbaikan, penguatan koordinasi, serta peningkatan efektivitas kinerja guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Kalapas Ampana, Febriansyah, mengikuti kegiatan tersebut melalui ruang kerja Kepala Lapas Kelas IIB Ampana. Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Ampana dalam mendukung tata kelola organisasi yang transparan, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan instrumen penting dalam mengukur keberhasilan pelaksanaan program kerja di seluruh satuan kerja.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi penggunaan anggaran secara efektif dan tepat sasaran, serta penguatan integritas dan disiplin pegawai demi terciptanya pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kualitas pelaksanaan tugas dan meningkatkan akuntabilitas kinerja di lingkungan Lapas Ampana.
“Melalui kegiatan evaluasi ini, kami memperoleh arahan strategis sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, akuntabilitas kinerja, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Febriansyah.
“Hasil evaluasi ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi demi mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas,” tambahnya.
Keikutsertaan Lapas Ampana dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pencapaian target kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong peningkatan kualitas layanan yang profesional, adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Secara keseluruhan, kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat seluruh jajaran Lapas Ampana dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan demi mewujudkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat. (*)

