Berita

WBP Nasrani Lapas Ampana Dengan Penuh Sukacita Ikuti Ibadah Jumat Agung

1041
×

WBP Nasrani Lapas Ampana Dengan Penuh Sukacita Ikuti Ibadah Jumat Agung

Sebarkan artikel ini
WBP Nasrani Lapas Ampana Dengan Penuh Sukacita Ikuti Ibadah Jumat Agung

TOUNA – Menyambut hari Paskah yang akan datang WBP Nasrani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah mengikuti kegiatan Ibadah Jumat Agung pada Jumat (28/3).

Bertempat di Aula Sivia Patuju Lapas Kelas IIB Ampana Ibadah Jumat Agung berjalan dengan penuh khidmat yang di fasilitasi secara daring oleh Dirjen Pemasyarakatan yang di tujukan kepada seluruh umat Kristiani baik Lapas maupun Rutan seluruh Indonesia.

Pada kesempatan ini, Pendeta Daniel Alexander memimpin jalannya ibadah dengan penuh Khidmat seraya mengutip bacaan Alkitab 1 Yohanes 3:16 dengan tema “Suka Cita yang Menghasilkan Kemenangan”.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Ampana Tete Tanam Jagung di Desa Bulan Jaya

Sebelumnya, Pendeta Daniel Alexander yang merupakan Pendeta dari Gereja Loving God Family (LGF Church) yang sebelumnya juga memimpin Ibadah Rabu Agung yang juga di ikuti Warga Binaan Lapas Ampana.

WBP Lapas Ampana yang mengikuti jalannya ibadah ini mengaku bersuka cita dapat menjalankan ibadah yang sakral ini, meskipun dari balik rumah tempat pembinaan Lapas Ampana.

Baca Juga:  Tingkatkan Iman dan Kesadaran Spiritual, WBP Kristen Lapas Ampana Ikuti Ibadah Rabu

Salah satu petugas jaga regu A Surya Putra juga turut hadir dalam Ibadah tersebut, sekaligus menjaga aman dan tertibnya ibadah yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Kalapas Ampana Mansur Yunus Gafur menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud pembinaan kepribadian bagi warga binaan kami, khususnya yang beragama nasrani.

Baca Juga:  Rehabilitasi Sosial Warga Binaan, Lapas Ampana Gandeng BNNK Touna

“Dengan adanya penanaman nilai-nilai positif melalui pembinaan keagamaan, diharapkan mereka mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nantinya tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masa yang akan datang, ” ungkapnya.

Mansur juga berpesan, agar para warga binaan tetap menjaga perilaku selama menjalani hukuman di dalam Lapas dan menjadikan momentum ini, sebagai refleksi diri untuk terus meningkatkan kepribadian yang lebih baik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses