TOUNA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una Una (Touna) turut ambil bagian dalam menyosialisasikan bahaya narkoba pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Ampana Kota.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari,yaklni tanggal 1 sampai 3 Juli 2025 diikuti kurang lebih 280 siswa-siswi baru. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai ancaman dan dampak buruk narkoba bagi individu, keluarga, dan masyarakat.
Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansyah Rahman melalui Sub Koordinator Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Nur Bagus Indah Lakadjo mengatakan, tujuan adanya kegiatan ini yaitu memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya.
“Sebagai salah satu upaya preventif untuk mengatasi hal tersebut, tentu tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba serta meningkatkan kesadaran pelajar akan peran pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa,” ujar Iin sapan akrabnya kepada media, Jumat (4/1/2025).
Ia berharap dengan adanya penyuluhan bahaya narkoba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para pelajar di SMA Negeri 1 Ampana Kota tentang Narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya serta dapat menjadi Penggiat Anti Narkoba di lingkungannya.
“Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMA Negeri 1 Ampana Kota menjadi agen perubahan yang dapat memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada teman-teman sebaya dan masyarakat sekitar,” tukasnya.
Kehadiran BNNK Touna di acara MPLS ini menegaskan komitmen pihak berwenang dalam memberantas peredaran narkoba dan menciptakan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan. (yya/**)

