Berita

Ibadah Minggu Rutin, Pertebal Keimanan dan Kesabaran WBP Nasrani Lapas Ampana Dalam Menjalani Masa Pidana

1451
×

Ibadah Minggu Rutin, Pertebal Keimanan dan Kesabaran WBP Nasrani Lapas Ampana Dalam Menjalani Masa Pidana

Sebarkan artikel ini

KABAR AMPANA – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng yang beragama Nasrani melaksanakan ibadah Minggu (21/7/2024).

Ibadah yang berlangsung di gereja Oikumene Lapas Kelas IIB Ampana ini dipimpin oleh Pendeta James Poluan dari Gereja GPID Ampana dengan tema “Kesempatan”.

Finley E Ruindungan selaku Ka. KPLP Lapas Ampana yang turut hadir dalam ibadah ini mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan keimanan warga binaan dalam menghadapi masa pidana mereka.

Baca Juga:  Ini Arahan Menkumham, Saat Lapas Ampana Ikuti Apel Perdana Tahun 2024

“Ibadah ini untuk memberikan pengharapan dan kesabaran kepada WBP melalui pesan penebusan dan kesempatan yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa,” ujar Finley sapaan akrab Ka. KPLP Lapas Ampana itu.

Baca Juga:  Sholat Zuhur Bersama WBP Lapas Kelas IIB Ampana, Kakanwil Ditjenpas Sulteng Perkuat Silaturahmi dan Bahas Program Pembinaan

Finley berharap melalui kegiatan ibadah minggu yang rutin dilaksanakan ini dapat mempertebal keimanan dan kesabaran para WBP dalam menjalani masa pidananya di Lapas Ampana.

“Diharapkan dapat memberikan penghiburan dan penguatan rohani bagi para WBP, sehingga mereka dapat lebih semangat dalam menjalani hari-hari mereka di dalam lapas,” tandasnya.

Baca Juga:  Kabag Ops Polres Touna Pimpin Personel Gabungan Razia Di Lapas Kelas IIB Ampana

“Kegiatan ibadah berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti dengan antusias oleh para WBP yang beragama Nasrani, menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menjalani ibadah mingguan mereka,” pungkas Finley. (Red/Humas Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses