Berita

Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar Grand Launching Keripik dan Tauge Laspana

1331
×

Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar Grand Launching Keripik dan Tauge Laspana

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenkumham Sulteng Grand Launching Hasil Produk Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Keripik dan Tauge Laspana

KABAR AMPANA – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana.

Dalam kunjungannya, Kakanwil Kemenkumham Sulteng juga melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dan Grand Launching hasil produk pembinaan kemandirian warga binaan keripik dan tauge laspana, Jumat kemarin

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar memberikan apresiasi kepada Kalapas Ampana atas komitmen untuk terus menciptakan inovasi dalam pembinaan kemandirian warga binaan.

Baca Juga:  Tingkatkan Komunikasi dan Silaturahmi Dengan Masyarakat, Kapolres Touna Gelar Jumat Curhat

“Kami sangat mengapresiasi upaya Lapas Ampana dalam menciptakan inovasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ini merupakan langkah yang positif dan diharapkan dapat terus dikembangkan,” ujar Hermansyah.

Menurut Hermansyah, ini menunjukkan komitmen Lapas Kelas IIB Ampana untuk terus mendorong pembinaan kemandirian warga binaan melalui inovasi dan kreativitas dalam menghasilkan produk-produk olahan lokal.

“Upaya ini tidak hanya memberikan keterampilan dan pengetahuan baru kepada warga binaan, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi lokal dan mendorong penggunaan produk dalam negeri,” pungkas Kakanwil.

Baca Juga:  Tebar Kepedulian, Lapas Ampana Hadirkan Harapan Melalui Bantuan Sosial Untuk Keluarga Warga Binaan

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Ampana, Mansur Yunus Gafur, menyatakan bahwa Lapas Ampana akan terus berupaya meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan sebagai bagian dari program bangga menggunakan produk dalam negeri.

“Lapas Ampana akan selalu berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan, seperti halnya mencari inovasi dalam membuat produk olahan khas daerah Kabupaten Tojo Una-Una,” ungkap Mansur.

Baca Juga:  Terima Hak Integrasi, Satu Narapidana Lapas Ampana Bebas Bersyarat

Mansur mengatakan, bahwa tujuan dari pembinaan kemandirian ini adalah untuk memberikan bekal kepada warga binaan saat tiba masa bebas mereka, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi positif ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

“Harapan kami, dengan meningkatkan pembinaan kemandirian ini, dapat memberikan bekal bagi warga binaan pada saat tiba masa bebas, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif saat kembali ke lingkungan masyarakat,” tandas Kalapas. YYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses