Palu

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Lantik 72 PNS, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

10
×

Kakanwil Ditjenpas Sulteng Lantik 72 PNS, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Sebarkan artikel ini

PALU – Sebanyak 72 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Selasa (1/9/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, dan berlangsung khidmat di halaman Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah.

Dari 72 PNS yang dilantik, enam orang di antaranya merupakan pegawai yang sebelumnya bertugas sebagai CPNS pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana. Pengangkatan tersebut menjadi momentum penting sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara di bidang pemasyarakatan.

Para PNS yang dikukuhkan merupakan peserta Tahun Anggaran 2025 yang telah melewati berbagai tahapan pembentukan dan pengembangan kompetensi. Tahapan tersebut meliputi masa orientasi sebagai CPNS selama satu tahun, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, hingga penyelesaian uji aktualisasi. Seluruh proses tersebut menjadi bagian dalam membentuk aparatur yang memiliki kompetensi, memahami nilai-nilai dasar ASN, menjunjung etika kedinasan, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga:  Beredar Isu Polisi Akan Diam Saat Gedung DPRD di Masuki Masa Pendemo, ini Jawaban Polda Sulteng

Dalam amanatnya, Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab baru yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan. Ia meminta para PNS yang baru dilantik untuk menunjukkan kinerja profesional, menjaga integritas, meningkatkan kedisiplinan, serta mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Banyak yang menjadi PR kita. Sebagai petugas Pemasyarakatan, saudara diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan mampu menjaga integritas, disiplin, serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak guna menyukseskan tujuan pimpinan serta mewujudkan visi dan misi instansi,” tegas Herman.

Herman juga mengingatkan seluruh PNS agar senantiasa menjaga etika, nama baik organisasi, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. Menurutnya, setiap tindakan aparatur memiliki dampak terhadap kepercayaan masyarakat dan citra institusi pemasyarakatan. Oleh karena itu, integritas harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kapolri Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Dua Jabatan Strategis Polda Sulteng Berganti

Salah seorang PNS Lapas Kelas IIB Ampana yang dilantik, Muhammad Malik Ibrahim, menyampaikan rasa syukur atas pengangkatan dirinya sebagai PNS. Ia mengapresiasi dukungan, bimbingan, dan arahan yang diberikan pimpinan serta para senior selama menjalani masa orientasi hingga menyelesaikan seluruh tahapan pengangkatan.

“Terima kasih atas bimbingan pimpinan dan senior selama saya menjalani masa orientasi hingga saat ini. Saya akan berusaha maksimal untuk menyukseskan program instansi,” ucap Muhammad Malik.

Ia juga menyatakan kesiapan untuk memberikan dedikasi terbaik dalam mendukung kemajuan organisasi dengan berpedoman pada core values PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel. Baginya, pengangkatan sebagai PNS bukanlah akhir dari proses, melainkan awal untuk membuktikan komitmen melalui kinerja dan pengabdian nyata.

Baca Juga:  Orasi Mahasiswa Sindiran Polisi "Tak Kuliah?", Polda Sulteng Buka Suara

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan apresiasi atas pelantikan enam pegawainya sebagai PNS. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan.

“Menjadi PNS merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga. Saya berharap 6 (enam) pegawai Lapas Ampana yang hari ini resmi dilantik dapat terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Febriansyah.

Dengan dilantiknya 72 PNS tersebut, diharapkan semakin memperkuat sumber daya manusia pemasyarakatan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Khusus bagi enam PNS Lapas Ampana, momentum ini menjadi awal perjalanan pengabdian untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses