Berita

Lapas Ampana Bersinar, Tes Urine Pegawai dan WBP Perkuat Komitmen Zero Narkoba

1
×

Lapas Ampana Bersinar, Tes Urine Pegawai dan WBP Perkuat Komitmen Zero Narkoba

Sebarkan artikel ini
Lapas Ampana saat Tes Urine Pegawai dan WBP. Foto: Humas

TOUNA – Dalam upaya memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkoba, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melaksanakan pemeriksaan tes urine terhadap 10 orang pegawai dan 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Lapas Ampana dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sekaligus sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Pelaksanaan tes urine tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral, kedisiplinan, serta kesehatan baik bagi pegawai maupun Warga Binaan Pemasyarakatan. Dengan adanya pemeriksaan secara berkala, diharapkan seluruh jajaran dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan “Lapas Ampana Bersinar” atau Bersih dari Narkoba, sekaligus memperkuat integritas seluruh jajaran pegawai dan menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat serta kondusif.

Baca Juga:  Jelang Tahapan Kampanye Pemilu, Kabag Ops Polres Touna Lakukan Kordinasi Dengan KPU dan Bawaslu

Menurutnya, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh, tidak hanya melalui pengawasan keamanan, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif dan deteksi dini seperti pelaksanaan tes urine secara rutin.

“Kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjaga integritas Lapas Ampana sebagai institusi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Kami ingin memastikan bahwa lingkungan pemasyarakatan benar-benar aman dan bebas dari pengaruh narkotika,” ujar Kalapas.

Pelaksanaan kegiatan turut dihadiri oleh perwakilan Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri sebagai bentuk sinergitas dan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Kehadiran unsur APH tersebut sekaligus memperkuat pengawasan serta menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, termasuk di dalam lingkungan Lapas dan Rutan.

Baca Juga:  Polres Touna Ajak Pelajar Gabung SMA Taruna Bhayangkara

“Kami berkomitmen untuk menjaga integritas Lapas Ampana sebagai institusi yang bebas dari narkoba. Kegiatan seperti ini juga akan terus kami jadikan program rutin sebagai bentuk deteksi dini dan pengawasan internal,” tambahnya.

Pemeriksaan tes urine dilaksanakan dengan pengawasan ketat oleh petugas guna memastikan proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur. Pemeriksaan diawali terhadap petugas Lapas sebagai bentuk keteladanan dan komitmen nyata jajaran pegawai dalam mendukung program P4GN di lingkungan pemasyarakatan.

Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan secara bertahap dan terkoordinasi dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan dan ketertiban. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh pegawai dan WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif (-) dari penyalahgunaan narkoba.

Hasil tersebut menjadi indikator positif bahwa upaya pengawasan, pembinaan, dan pengendalian yang dilakukan Lapas Ampana berjalan dengan baik dan terus menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

Baca Juga:  Lapas Ampana Gelar Pembinaan Spiritual Pada Blok Wanita, Motivasi Diri Warga Binaan Menjadi Lebih Baik

Pelaksanaan tes urine berlangsung dengan tertib, objektif, dan akuntabel. Seluruh proses dilakukan secara profesional dengan pengawasan langsung petugas guna menjamin keabsahan hasil pemeriksaan.

Selain sebagai langkah preventif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas.

Melalui kegiatan ini, Kepala Lapas Ampana berharap integritas pegawai dapat terus terjaga serta proses pembinaan terhadap Warga Binaan dapat berjalan secara optimal dalam lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Kalapas juga menegaskan bahwa komitmen mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba harus terus dijaga bersama demi mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, berintegritas, serta semakin dipercaya oleh masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *