TOUNA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menerima kunjungan Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (23/4/2026).
Kunjungan Tim Kanwil Ditjenpas Sulteng ini dalam rangka pelaksanaan cek fisik jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta pemeriksaan sarana dan prasarana pada bidang keamanan, ketertiban, dan registrasi.
Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Feri Hermawan, disambut langsung oleh Kepala Lapas, Febriansyah, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan.
Proses pengecekan diawali dengan verifikasi jumlah WBP. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan, Feri Hermawan selaku ketua tim berinteraksi langsung dengan warga binaan, memberikan arahan dan motivasi agar tetap menjalani masa pidana dengan sabar, tertib, dan penuh kesadaran.
Pesan kuat juga disampaikan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba dan penggunaan handphone ilegal. WBP turut didorong untuk aktif mengikuti program pembinaan agar masa pidana dapat dijalani dengan lebih bermakna.
Kepala Lapas Ampana, Febriansyah, juga memperkenalkan diri secara langsung kepada warga binaan. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh WBP untuk bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan Lapas, membangun kerja sama yang baik, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran demi terciptanya suasana yang aman dan tertib.
Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, termasuk area dapur warga binaan guna memastikan standar kebersihan dan kelayakan. Pemeriksaan juga mencakup data administrasi melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) dan buku registrasi, guna memastikan kesesuaian antara data dan kondisi riil di lapangan.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa Lapas Kelas IIB Ampana berada dalam kondisi aman dan kondusif. Jumlah warga binaan tercatat sebanyak 303 orang, dengan rincian yang lengkap dan sesuai. Sarana dan prasarana dinilai dalam kondisi baik dan layak, sementara administrasi registrasi telah berjalan sesuai standar operasional prosedur.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan dengan baik dan tanpa hambatan. Dengan data yang akurat serta fasilitas yang memadai, Lapas Ampana siap melangkah lebih maju dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.
Bersama, kita jaga keamanan. Bersama, kita wujudkan pemasyarakatan yang lebih baik..

