TOUNA – Guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang serta selama bulan suci Ramadan 1447 H, unsur Muspika Kecamatan Ampana Kota menggelar operasi gabungan berskala besar pada Sabtu malam (21/02/2026).
Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Mapolsek Ampana Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto didampingi Camat Ampana Kota, Moh Awali, S.Sos M.Si.
Operasi ini melibatkan kekuatan penuh dari personel Polsek Ampana Kota, Koramil Ratolindo yang dipimpin Kapten Cqeu Risman, serta personel Satpol PP Kecamatan Ampana Kota.
Dalam keterangannya, Kapolsek AKP Maryanto menegaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan melalui Surat Telegram Kapolda Sulteng terkait Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Fokus utama petugas adalah menyisir potensi gangguan keamanan seperti peredaran miras, premanisme, senjata tajam, hingga tindak kriminalitas jalanan.
“Pelaksanaan operasi bersama tim unsur Muspika ini bertujuan untuk menciptakan kondisi (Cipta Kondisi) yang aman dan kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 H,” ujar AKP Maryanto.
Kapolsek menambahkan bahwa selain melakukan patroli wilayah, tim gabungan juga melakukan tindakan tegas terhadap peredaran minuman keras jenis cap tikus. Dalam operasi tersebut, sejumlah barang bukti berhasil disita dari para penjual di wilayah Ampana Kota.
“Selain cipta kondisi secara umum, kami melakukan upaya kepolisian dengan merazia penjual cap tikus. Seluruh barang bukti hasil razia saat ini telah kami amankan di ruang barang bukti Polsek Ampana Kota untuk proses lebih lanjut,” tegasnya.
Selain miras, sasaran operasi juga mencakup penggeledahan kendaraan roda dua, pemeriksaan penginapan atau hotel, serta pemantauan aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.



