Berita

Polsek Ampana Kota Sukses Mediasi Perkelahian Siswa MTS Alkhaerat di Touna

549
×

Polsek Ampana Kota Sukses Mediasi Perkelahian Siswa MTS Alkhaerat di Touna

Sebarkan artikel ini

Touna – Polsek Ampana Kota kembali menunjukkan peran proaktifnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 11.00 WITA.

Mereka berhasil memediasi kasus perkelahian antar siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Alkhaerat Wayau, Kelurahan Muaratoba, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una.

Laporan dari guru MTS Alkhaerat menyebutkan adanya keributan yang mengakibatkan salah satu siswa mengalami luka lecet di pelipis kanan akibat lemparan kursi.

Baca Juga:  Polres Touna Rutin Laksanakan Binrohtal Bentuk Mental dan Kepribadian Personil

Mediasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Ampana Kota, Iptu Maryanto, didampingi Kanit Binmas Aiptu Beni A., Aipda Nengah, dan Aipda Muslihin. Pertemuan ini juga melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, ketiga siswa yang terlibat, serta masing-masing orang tua mereka.

Iptu Maryanto menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah secara humanis dan kekeluargaan, yang akhirnya membuahkan kesepakatan damai.

Baca Juga:  Jumat Keliling, Kapolsek Ampana Kota Beri Pesan Kamtibmas ke warga di Masjid Darussalam Buntongi

“Ketiga pihak orang tua siswa sepakat permasalahan perkelahian ini diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat mereka semua masih anak-anak sekolah,” ujar Iptu Maryanto.

Beliau menegaskan bahwa pendekatan ini dipilih untuk mencegah masalah berlarut-larut dan melindungi masa depan anak-anak.

Lebih lanjut, Kapolsek juga menyoroti pentingnya peran pengawasan dari orang tua dan pihak sekolah.

Baca Juga:  Momentum Idul Adha, Lapas Ampana Laksanakan Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Kurban

“Kami berharap, kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam bersosialisasi dan penting bagi kita semua untuk mengedukasi anak-anak tentang etika pergaulan serta penyelesaian konflik tanpa kekerasan,” tutup Iptu Maryanto.

Dengan adanya mediasi ini, masalah perkelahian berhasil diselesaikan tuntas. Semua pihak yang terlibat bersepakat untuk berdamai dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *