TOUNA – Dalam rangka meningkatkan kompetensi aparatur dan memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) melalui Aplikasi Gaji Web dan SAKTI, Selasa (21/10/2024).
Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid oleh Kanwil Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, diikuti oleh seluruh operator keuangan dan Pejabat Pembuat Administrasi Belanja Pegawai (PPABP) dari UPT Pemasyarakatan di wilayah tersebut. Peserta dari satuan kerja di luar Kota Palu, termasuk Lapas Kelas IIB Ampana Ampana, mengikuti kegiatan secara virtual melalui sambungan aplikasi Zoom Meeting.
Lapas Ampana mengikuti kegiatan ini di Ruang Kerja Bendahara dan diikuti oleh Ilham Adi Susanto selaku Kepala Subbagian Tata Usaha, Erlis Hasan selaku Operator PPABP serta 1 Orang CPNS Muhammad Malik Ibrahim yang diperbantukan sebagai Staf Keuangan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, M. Nur Amin, S.H., M.H.
Dalam sambutannya M. Nur Amin menyampaikan bahwa mekanisme pembayaran tukin kini telah beralih sepenuhnya ke sistem digital terintegrasi guna memperkuat efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.
Seluruh peserta mendapatkan pendampingan teknis mulai dari penginputan data kepegawaian, mekanisme validasi, penyusunan daftar pembayaran, hingga proses upload pembayaran tunjangan kinerja melalui Aplikasi Gaji Web dan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI). Peserta juga diberikan sesi praktik langsung untuk memastikan pemahaman menyeluruh terhadap sistem yang digunakan.
Kepala Lapas Ampana, Luther Toding Patandung, ditempat terpisah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan teknis pengelola keuangan. Pengelolaan tunjangan kinerja harus dilakukan secara cermat, transparan, dan sesuai regulasi. Transformasi digital melalui Gaji Web dan SAKTI ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan profesional,” ujarnya.
Ilham Adi Susanto selaku Kasubbag TU mengatakan, Bimtek ini memberikan pemahaman mendalam tentang mekanisme pembayaran tukin berbasis digital.
“Sistem ini sangat membantu mempermudah proses administrasi pembayaran dan meminimalisir potensi kesalahan teknis,” jelasnya.
Sementara Erlis Hasan selaku PPABP menambahkan, Pendampingan teknis seperti ini sangat kami butuhkan agar pelaksanaan tugas keuangan di Lapas Ampana semakin akurat dan tepat waktu.
“Kami berharap pelatihan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Lapas Ampana terhadap Sapta Arahan Kepala Kanwil Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan publik.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional menuju Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Melalui kegiatan ini, Lapas Ampana berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan sistem kerja modern berbasis digital guna memperkuat kinerja organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.***

