Pemerintahan

Bupati Ilham Lawidu Terima Sertifikat Aset Pemkab Touna di wilayah Kepulauan Togean

1456
×

Bupati Ilham Lawidu Terima Sertifikat Aset Pemkab Touna di wilayah Kepulauan Togean

Sebarkan artikel ini
Bupati Ilham Lawidu Terima Sertifikat Aset Pemkab Touna di wilayah Kepulauan Togean

TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menerima secara simbolis penyerahan 15 bidang sertifikat aset Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una di Kecamatan Togean, mencakup desa Lebiti, Tobil, Bangkagi, Titi’ri, Lembananto, Baulu, Benteng, Bungayo, dan Pulau Enam. 

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Una-Una, bertempat di Kantor Ruang Kerja Bupati, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga:  Bupati Mohammad Lahay Kukuhkan 60 Anggota Paskibraka Kabupaten Touna Tahun 2023

Dalam penyampaian serta bincang bincang hangat dengan Kepala Pertanahan Tojo Una Una dan jajarannya, Bupati Ilham Lawidu menyampaikan bahwa kepastian hukum terhadap aset daerah merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan berkelanjutan. 

“Dengan diserahkannya sertipikat ini, kita memastikan bahwa aset-aset milik pemerintah daerah terlindungi secara hukum, sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Kadis Perikanan Touna: Potensi Budidaya Udang Vaname di Touna Masih Terbuka Lebar

Bupati menambahkan, pemetaan dan sertifikasi tanah di daerah kepulauan seperti Togean memang menghadapi tantangan tersendiri. Namun, melalui kerja sama yang baik antara Pemkab dan Kantor Pertanahan, proses ini bisa berjalan lancar. 

“Ini juga bagian dari upaya kita menjaga transparansi dan akuntabilitas aset daerah, sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata di seluruh desa,” tambahnya.

Baca Juga:  Dukung Program Swasembada Pangan, Pemkab Touna Ikuti Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Tojo Una-Una Hi. Said Salim Niode,S.SiT, menyampaikan bahwa penyerahan 15 bidang ini merupakan bagian dari program sertifikasi aset pemerintah daerah yang sedang berlangsung di wilayah Tojo Una-Una. 

“Dengan adanya sertifikat resmi, pemerintah daerah bisa lebih mudah melakukan pengelolaan, pengembangan, dan perlindungan asetnya,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses