Pemerintahan

Pelatihan dan Bimtek Aplikasi Laporan Keuangan Forsa BUMDesa, Sekda Touna: Bagian Penting Dari Strategi Pembangunan Desa

1575
×

Pelatihan dan Bimtek Aplikasi Laporan Keuangan Forsa BUMDesa, Sekda Touna: Bagian Penting Dari Strategi Pembangunan Desa

Sebarkan artikel ini
Sekda Touna, Alfian Matajeng membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Aplikasi Laporan Keuangan Forsa BUMDesa.

TOUNA – Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Aplikasi Laporan Keuangan Forsa Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Kabupaten Tojo Una-Una tahun 2025, di Hotel Ananda, Selasa (23/9/2025).

Dalam sambutannya, Sekda Alfian Matajeng menyampaikan, Forsa atau transformasi sistem akuntansi BUMDesa sebagai solusi digital yang membantu BUMDesa dalam mengelola keuangan secara akurat dan transparan. 

“Forsa dirancang untuk menjadi alat bantu pencatatan transaksi, penyusunan pembukuan, dan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi dan mudah dipertanggungjawabkan. Melalui aplikasi ini, diharapkan pengelola dapat menjalankan administrasi keuangan BUMDesa yang modern dan efisien,” ujarnya.

Baca Juga:  Berpartisipasi dalam WTM London 2026, Pemkab Touna Promosikan Kepulauan Togean dan Produk Unggulan Daerah

Alfian mengatakan, Kabupaten Tojo Una-Una memiliki lebih dari seratus desa dengan potensi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari perikanan, pertanian, hingga pariwisata. Semua potensi ini akan dapat memberikan manfaat optimal apabila ditunjang dengan BUMDesa yang profesional dan berintegritas. 

“Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menempatkan pelatihan dan penguatan kapasitas SDM Pengelola BUMDesa sebagai bagian penting dari strategi pembangunan Desa,” sebutnya.

Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Aplikasi Forsa ini, tegas Alfian, adalah bukti nyata komitmen kita bersama untuk mewujudkan Desa yang maju dan mandiri. 

Baca Juga:  Program Cetak Sawah Rakyat tahun 2025, Wabup Touna Lakukan Penanaman Perdana Padi di Desa Lemoro

“Melalui pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan pemahaman teoritis sekaligus keterampilan praktis dalam forsa, mengoperasikan sistem, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan benar-benar akuntansi memenuhi standar dan dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.

Alfian berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius,menyerap setiap materi yang disampaikan dan mengimplementasikannya di Desa masing-masing. Hasil dari pelatihan ini tidak boleh berhenti pada pengetahuan, tetapi harus terwujud dalam praktik pengelolaan keuangan yang lebih baik

“Saya juga mengajak para Kepala Desa Untuk memberikan dukungan penuh kepada Pengelola BUMDesa di Desanya masing-masing. Sinergi antara Pemerintah Desa, Pengelola BUMDesa dan masyarakat adalah kunci suksesnya pengelolaan BUMDesa,” tandasnya.

Baca Juga:  Pastikan Penataan Rapi, Bupati Ilham Lawidu Tinjau Pasar Malam Ramadhan

Alfian juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BPKP baik dari Pusat Provinsi maupun Perwakilan Sulawesi Tengah yang telah menjadikan Kabupaten Tojo Una-Una sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini.

“Kerja sama dan kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Daerah, BPKP, dan Kementerian Desa PDTT ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program lain yang dapat mendorong akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Dana Desa,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses