Pemerintahan

Investasi Sawit Masuk, Pemkab Touna Siap Berikan Dukungan Secara Optimal

3486
×

Investasi Sawit Masuk, Pemkab Touna Siap Berikan Dukungan Secara Optimal

Sebarkan artikel ini
Pemkab Touna saat rapat bersama pihak PT. Agri Asia Abadi, salah satu calon investor yang berminat berinvestasi di sektor perkebunan kelapa sawit, Kamis (24/4/2025). Foto: IST

TOUNA –  Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar rapat bersama pihak PT. Agri Asia Abadi, salah satu calon investor yang berminat berinvestasi di sektor perkebunan kelapa sawit, Kamis (24/4/2025).

PT. Agri Asia Abadi berencana membuka kawasan perkebunan kelapa sawit dengan total luas lahan mencapai 18.000 hektar, yang meliputi wilayah Kecamatan Ampana Tete, Ulubongka, dan kemungkinan juga Kecamatan Tojo.

Baca Juga:  Pemkab Touna Dorong Kemajuan Ekonomi Kerakyatan Melalui Penguatan Kapasitas SDM di Bidang Perkoperasian

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tojo Una-Una, Burhanudin menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah menyambut positif rencana investasi ini dan siap memberikan dukungan secara optimal.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, khususnya melalui DPMPTSP, menyambut dengan tangan terbuka rencana investasi dari PT. Agri Asia Abadi,” ucap Burhanudin.

Baca Juga:  Peringatan Maulid Nabi di Kelurahan Labiabae, Wabup Surya Ajak Teladani Akhlak Rasulullah SAW

Burhanudin mengatakan, investasi di sektor perkebunan kelapa sawit ini tentu kami pandang sebagai peluang besar bagi daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, serta memaksimalkan potensi sumber daya alam yang kita miliki.

“Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una siap memfasilitasi seluruh proses perizinan dan pendampingan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Burhanudin

Baca Juga:  Temui KASAD di Jakarta, Bupati Ilham Bahas Jembatan 380 Meter hingga Rencana Kunjungan ke Togean

Namun demikian, sambung Burhanudin, kami juga menekankan pentingnya komitmen terhadap prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta pelibatan masyarakat secara inklusif dalam proses pengembangan wilayah.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat di wilayah terdampak investasi,” tandasnya. (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses