TOUNA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu selaku Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI menghadiri sekaligus membuka kegiatan Coaching Course PSSI Lisensi, bertempat di Aula Ananda, Rabu (24/7/2025) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Tojo Una-Una, Samudin beserta Kepala Bidang, Camat Ampana Kota, Ketua KONI Tojo Una-Una dan Wakil Ketua Askab PSSI Tojo Una-Una.
Bupati Ilham Lawidu dalam sambutannya mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan dalam acara karena ada kendala teknis terkait instalasi listrik di kediamannya menjadi penyebab mundurnya jam kegiatan.
“Kehadiran instruktur utama Mahruzar Nasution yang merupakan perwakilan dari PSSI Pusat, saya terkejut dan sangat senang mengetahui bahwa Mahruzar berasal dari latar belakang TNI yang mengingatkan saya pada pengalaman saat menjadi anggota TNI selama delapan hari,” ucap Bupati.
Bupati Ilham menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu janji politik untuk mendorong dan memajukan PSSI serta olahraga sepakbola di Tojo Una-Una.
“ini adalah gebrakan pertama saya, silahkan cek di Kabupaten/kota seluruh Indonesia hanya beberapa Kabupaten saja yang kegiatan pelatihan pelatihnya di biayai oleh Pemerintah Daerah,” sebutnya.
Ilham mengatakan, pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kemampuan melatih, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi, kebersamaan dan dedikasi terhadap sepakbola.
“Hal ini pentingnya totalitas dalam mencintai sepakbola, menganalogikannya sebagai istri kedua yang perlu dicintai setelah keluarga,” ujarnya
Menurutnya, potensi besar sepakbola sebagai profesi menjanjikan dengan nilai transfer pemain dan pelatih yang bisa berkali lipat dari gaji ASN.
“Olehnya, dari pelatihan ini akan lahir pelatih-pelatih hebat yang mampu membawah Tojo Una-Una berprestasi,” tuturnya.
Ia menambahkan, potensi anak-anak kita banyak, tetapi seringkali tidak ada jenjang pembinaan. Jangan sampai mereka menjadi pemain kampung saja.
“Saya berharap kepada pelatih agar dapat membina bibit-bibit unggul, sehingga Touna tidak kalah bersaing dengan daerah lain,” tandasnya. (yya/**)

