Pemerintahan

Wabup Surya Hadir Dalam Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi

3934
×

Wabup Surya Hadir Dalam Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Wabup Surya saat menghadiri Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi. Foto: Linda/Prokopim.

PALU – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., menghadiri Forum Koordinasi Pembangunan Wilayah Berbasis Penataan Ruang Pulau Sulawesi yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (10/7/2025).

Forum strategis ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, serta Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Aris Marfa’i. 

Baca Juga:  Lepas Kontingen O2SN Kabupaten Touna ke Tingkat Provinsi Sulteng, Ini Pesan Wabup Surya

Selain itu, turut hadir para kepala daerah se-Sulawesi, pimpinan OPD, dan perwakilan Kementerian/lembaga lainnya.

Wakil Bupati Surya menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah penting dalam menyelaraskan arah pembangunan antar wilayah, khususnya dalam kerangka penataan ruang yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bupati Ilham Lawidu Buka Musrenbang RKPD 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

“Tojo Una-Una memiliki karakter wilayah kepulauan yang menuntut perhatian khusus, terutama dalam aspek konektivitas antar wilayah, pelayanan dasar, serta perlindungan kawasan pesisir,” ujarnya.

Menurutnya, Forum ini membuka ruang untuk menyuarakan kebutuhan-kebutuhan itu dalam rencana pembangunan skala regional.

“Kami berharap hasil dari forum ini dapat memperkuat integrasi pembangunan antar wilayah di Sulawesi, dengan tetap mempertimbangkan keunikan dan potensi lokal masing-masing daerah,” tutupnya.

Baca Juga:  Audensi Dengan KIP Sulteng, Diskominfo Touna Perkuat Layanan PPID

Forum ini juga menjadi langkah awal dalam menyusun kebijakan tata ruang terpadu Pulau Sulawesi, sebagai landasan pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan dan berbasis daya dukung wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses