Pemerintahan

Untuk Terangi Area Pasar Sansarino, Dinas PUPR Touna Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

4191
×

Untuk Terangi Area Pasar Sansarino, Dinas PUPR Touna Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas PUPR kabupaten Touna, Hamid Lasodi saat melakukan pembersihan dan Pembenahan Pasar Sentral Ampana Sansarino bersama Dinas terkait, Senin (12/5/2025).

TOUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Una-Una (Touna) melalui Dinas Pekerjaan Umum  Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Dinas PUPR) tengah mempersiapkan penataan Lampu untuk dipasang di area luar pasar sentral Ampana Sansarino.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR kabupaten Touna, Hamid Lasodi saat melakukan pembersihan dan Pembenahan Pasar Sentral Ampana Sansarino bersama Dinas terkait, Senin (12/5/2025).

Baca Juga:  Sinergi antara Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat kunci Ciptakan Sistem Transportasi Berkualitas dan Berkelanjutan

Hamid Lasodi mengatakan, terkait anggaran perbaikan dan pemasangan lampu di luar Area Pasar Sansarino, Dinas PUPR Touna telah menganggarkan dana senilai Rp 200juta.

“Kami telah menyiapkan anggaran itu, khusus penerangan lampu di luar Pasar dan jalan di sekeliling pasar bukan dalam pasar, kalau anggarannya kurang lebih 200 juta dan dua bulan kedepan lampu itu sudah di pasang, tinggal menunggu pergeseran anggaran,” ujar Hamid.

Baca Juga:  Dinas PMD Provinsi Sulteng Gelar Rapat Kerja di Touna

Hamid menyebutkan, penerangan anggaran ini untuk dilakukan penerangan di Jalan Jalur dua depan pasar , sementara untuk penerangan lampu dalam pasar adalah kewenangan Dinas Perindag.

Baca Juga:  Dinas PUPRPKP Touna Tinjau Persiapan Pembangunan Fasilitas Wudhu Warga Binaan Lapas Ampana

“Insha Allah dua sampai tiga bulan kedepan sudah terpasang, dan mudah-mudahan ini akan membantu untuk penerangan bagi masyarakat akses menuju pasar,” tutupnya (yya/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses