Kesehatan

Penyuluhan KB Touna Gelar Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional Secara Serentak

1485
×

Penyuluhan KB Touna Gelar Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional Secara Serentak

Sebarkan artikel ini
Penyuluhan KB Touna Gelar Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di Pasar Tradisional Secara Serentak

TOUNA – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Tojo Una-Una melalui Penyuluh KB menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak di Pasar Tradisional di dua Kecamatan yakni di Pasar pagi Sansarino, Kecamatan Ampana Kota dan pasar Sore Dondo Kecamatan Ratolindo, Rabu (26/2/2025).

Kegiatan ini sebagai upaya mendekatkan layanan kesehatan reproduksi kepada masyarakat, khususnya para ibu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan kehamilan guna mewujudkan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.

Baca Juga:  Pemkab Touna Gelar Advokasi dan Sosialisasi Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 5 Pilar

Koordinator Balai Penyuluhan KB Abdul Rahman Harisa, SKM mengatakan, keguatan ini bertujuan meningkatkan promosi serta edukasi mengenai KB dan kesehatan reproduksi bagi pengunjung pasar, sekaligus meningkatkan kesertaan KB, terutama KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP.

Baca Juga:  Semarakkan HUT Ke-80 RI, Lapas Ampana Gelar Donor Darah

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelayanan serentak di pasar tradisional di seluruh Indonesia yang digelar oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bekerja sama dengan (Dinkes PPKB dan Ikatan Bidan Indonesia,” ujar Abdul Rahman Harisa yang juga sebagai Ketua IPeKB Sulawesi Tengah

“Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan informasi mengenai berbagai metode kontrasepsi, termasuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan yang lebih efektif karena tidak memerlukan konsumsi pil harian. Pelayanan KB meliputi penyuluhan, pembagian kondom dan pil KB, serta pelayanan KB suntik, implan, dan IUD yang dilakukan di puskesmas,” pungkasnya. (yya/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *