Berita

Pantau Tingkat Kesehatan Petugas dan WBP, Lapas Ampana Gelar Skrining HIV dan Penyakit Tidak Menular

1308
×

Pantau Tingkat Kesehatan Petugas dan WBP, Lapas Ampana Gelar Skrining HIV dan Penyakit Tidak Menular

Sebarkan artikel ini

KABAR AMPANA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng menggelar kegiatan skrining penyakit menular (HIV) dan penyakit tidak menular (PTM) kepada warga binaan dan petugas Lapas Ampana, Jumat (19/7/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas ini kerja sama antara Lapas Ampana dan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tojo Una-Una tenaga medis dari Puskesmas Ampana Barat.

Kalapas Ampana, Mansur Yunus Gafur mengatakan, tujuan kegiatan skrining untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit menular dan tidak menular di lingkungan Lapas Ampana dan sebagai salah satu langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan kerja Lapas Ampana.

Baca Juga:  Lapas Ampana Ikuti Apel Bersama Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Secara Virtual

“Selain itu kegiatan ini juga merupakan bagian dari kegiatan pemantauan rutin terhadap kesehatan warga binaan dan petugas,” kata Mansur panggilan akrab Kalapas Kelas IIB Ampana itu.

Baca Juga:  Cegah Aksi Premanise di Touna, Kapolsek Ampana Tete Bubarkan Genk KUSADA

Mansur menyebutkan, dalam skrining ini dilakukan berbagai pemeriksaan kesehatan yakni test HIV, pemerikasaan tekanan darah, pemerikasaan kadar gula darah, pemerikasaan asam urat dan pemerikasaan kolesterol.

“Skrining ini dilaksanakan oleh Ampana tenaga medis dari Puskesmas Ampana Barat bersama dengan petugas kesehatan Lapas Ampana dan diikuti seluruh warga binaan dan petugas Lapas Ampana,” sebutnya.

Mansur menambahkan, skrining ini merupakan komitmen Lapas Ampana dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan seluruh penghuni serta petugas Lapas.

Baca Juga:  Kapolsek Ampana Tete Hadiri Kegiatan Penilaian Stunting di Desa Tampabatu

“Skrinning ini sangat bermanfaat untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan warga binaan dan petugas lapas,” tambahnya.

“Diharapkan melalui Skrinning ini dapat menjaga kesehatan optimal bagi warga binaan dan petugas melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat,” pungkas Kalapas. (Red/Humas Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *