KABAR AMPANA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kanwil Kemenkumham Sulteng bekerja sama dengan Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia mengadakan penyuluhan kesehatan tentang kanker dan tumor. Acara ini berlangsung di Aula Sivia Patuju Lapas Ampana dan dihadiri oleh petugas Lapas serta warga binaan, Kamis (13/6/2024).
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya petugas Lapas dan warga binaan, tentang bahaya kanker dan tumor. Magfira, SKm, selaku konsultan penyuluh dari Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia, menjelaskan bahwa banyak pasien yang datang berobat ke rumah sakit sudah dalam stadium lanjut karena minimnya informasi yang diterima masyarakat.
Dalam penyuluhan ini, Magfira memaparkan faktor-faktor pemicu terjadinya kanker, gejala awal kanker, serta cara-cara sehat dan hemat untuk menghindari kanker dan tumor. Penyuluhan juga mencakup informasi tentang pola hidup sehat yang dapat mengurangi risiko terkena kanker.
Setelah sesi pemaparan, diadakan sesi tanya jawab antara petugas Lapas dan warga binaan dengan konsultan dari Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia. Sesi ini memungkinkan peserta untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan penjelasan lebih mendalam tentang kanker dan tumor.
Kegiatan ini adalah bagian dari upaya edukasi terhadap petugas Lapas Ampana dan warga binaan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka tentang bahaya penyakit kanker dan tumor. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan petugas dan warga binaan lebih waspada terhadap gejala awal kanker dan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Penyuluhan berlangsung dengan baik, aman, dan tertib. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat rutin dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kesehatan di Lapas Kelas IIB Ampana, untuk meningkatkan kualitas hidup petugas dan warga binaan. (Red/Humas Laspana)

