Sulteng

Polda Sulteng Gelar FGD Peran Ormas Ciptakan Pemilu Damai 2024

138
×

Polda Sulteng Gelar FGD Peran Ormas Ciptakan Pemilu Damai 2024

Sebarkan artikel ini

PALU – Upaya menciptakan Pemilu damai tahun 2024, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajak organisasi masyarakat (ormas), organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan elemen mahasiswa dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Paramashu Hotel, Palu, Kamis (02/11/23).

Mengangkat tema “Peran serta ormas dalam menciptakan Pemilu 2024 yang aman dan damai” dengan menghadirkan narasumber dari Kesbangpol Sulteng, Muhammad Husni Pettawali, S.STP,. MAP, Ketua Bawaslu Sulteng, Nasrun, S.Pd.i, M.A.P, Sekretaris umum MUI Sulteng, Dr. H. Sofyan Thana Bachmid S.Pd., M.M, dan akademisi Drs. Amirudin Syam Sahib, M. Si.

Dalam sambutannya, Direktur Intelkam Polda Sulteng, Kombes Pol Anggara Nasution, S.H,. S.I.K., M.M., CPHR.,CBA yang dibacakan oleh Kasubdit Kamsus Kompol Nixon R Singal, S.Sos, M.A.P mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Organisasi masyarakat memiliki peran penting dalam mensukseskan pemilu 2024 mendatang,” sebut Kasubdit Kamsus Kompol Nixon.

“Terutama dalam mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat serta menjaga, memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

“Kami berharap setiap anggota ormas turut serta dalam mengawasi jalannya pemilu secara jujur dan adil yaitu menjadi saksi untuk mencermati setiap tahapan pemilu atau pilkada. Dengan demikian integritas pemilu dan pilkada akan selalu terjaga,” harapnya.

Lebih lanjut pria berpangkat satu melati ini mengatakan, dengan digelarnya  kegiatan FGD ini dapat menambah wawasan dalam membangun kedewasaan berpolitik menuju pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil.

“Sehingga harkat dan martabat serta kewibawaan masyarakat Sulteng akan terjaga, dengan tetap berpedoman pada 4 pilar demokrasi yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI yang menjadi satu kesatuan Ideologi Bangsa,” tegas Kompol Nixon.

“Kami ingatkan kembali bahwa setiap perbedaan dapat diatasi dengan cara yang damai dan menghormati hukum. konflik dan ketegangan hanya akan merugikan kita semua, mari kita bangun kesadaran akan pentingnya menjaga kedamaian dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dan mengikuti aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Acara Focus Group Discusion ditutup dengan pelaksanaan deklarasi Pemilu damai  yang dilakukan Ormas, OKP dan elemen mahasiswa.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.