Berita

Knalpot Bogar dan Miras jadi Keluhan Warga Desa Uebone saat Jumat Curhat Dengan Kapolsek Ampana Tete

1374
×

Knalpot Bogar dan Miras jadi Keluhan Warga Desa Uebone saat Jumat Curhat Dengan Kapolsek Ampana Tete

Sebarkan artikel ini
Knalpot Bogar dan Miras jadi Keluhan Warga Desa Uebone saat Jumat Curhat Dengan Kapolsek Ampana Tete.

TOUNA – Program Jumat Curhat Kembali digelar oleh Polsek Ampana Tete Jajaran Polres Touna Polda Sulteng, Jumat (14/07/23).

Jumat Curhat ini dipimpin langsung Kapolsek Ampana Tete AKP Iskandar S.Deypaha, SH bersama Personil Polsek Ampana Tete dihadiri Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan tokoh Pemuda.

Dalam Jumat Curhat ini, Knalpot bogar dan Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus jadi keluhan warga Desa Uebone, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Touna.

Baca Juga:  Jumat Bersih di Lapas Ampana, Tumbukan kesadaran terhadap pentingnya kebersihan dan hidup sehat

Menanggapi keluhan terkait knalpot bogar, Kapolsek Ampana Tete AKP Iskandar S.Deypaha mengatakan,  hal ini kurangnya kesadaran dari orang tua yang tidak melarang anaknya memakai knalpot bogar.

Baca Juga:  Mudik Aman Berkesan, Polres Tojo Una Una Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023

“Untuk itu, kami akan bekerjasama dengan Personil Lantas Polres Touna untuk melakukan tindakan/sanksi bagi pengendara kendaraan roda dua yang menggunaakan Knalpot Bogar,” tegas AKP Iskandar.

Lanjut kata AKP Iskandar, terkait dengan Permasalahan minuman Keras jenis cap tikus, pihaknya mengharapkan informasi apabila ada masyarakat yang menjual minuman keras jenis cap tikus.

Baca Juga:  Kapolres Touna Terima Kunjungan 32 Murid PAUD Kemala Bhayangkari 13 dalam Agenda Field Trip

“Kami juga berharap pada warga masyarakat untuk tidak menkomsumsi minuman keras, agar Wilayah Kecamatan Ampana Tete khususnya Desa Uebone aman dan kondusif,” imbau Kapolsek.(**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses